Kejutan, Pendiri Go-Jek Jadi Menteri Pendidikan

Ekonom UI: Nadiem Makarim Eksekutor Mumpuni - JPNN.com

JAKARTA – Semula, Nadiem Makarim digadang-gadang bakal menduduki posisi Menteri yang berhubungan dengan ekonomi kreatif atau digital. Itu sesuai dengan latar belakang Nadiem sebagai CEO Go-Jek, perusahaan start-up yang telah menjadi decacorn dengan valuasi di atas Rp 140 Triliun.

Nadiem dipercaya oleh Jokowi menduduki posisi strategis. Sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

Dipilihnya Nadiem seolah ‘menabrak pakem’ yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Seolah menjadi peraturan tak tertulis bahwa Mendikbud itu biasanya diisi oleh tokoh Muhammadiyah. Juga berlatar belakang akademisi. Seperti menteri periode sebelumnya, Prof Muhadjir Effendy yang pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Sebelum Muhadjir, ada nama Anies Baswedan yang punya latar belakang sebagai Rektor Universitas Paramadina.

Lalu di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, ada nama Prof Dr M Nuh. Nuh, diketahui pernah menjabat sebagai Rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.

Bagaimana dengan Nadiem? Meski tidak pernah menjadi rektor seperti Muhadjir, Anies, maupun Nuh, Nadiem adalah sosok berpendidikan tinggi.

Nadiem yang lahir di Singapura menghabiskan masa sekolahnya di luar negeri. Termasuk meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari Harvard Business School.

Tentu menarik melihat seperti apa gebrakan Nadiem yang baru berusia 35 tahun itu sebagai Mendikbud nantinya.

Seperti diketahui, Nadiem dan menteri-menteri lainnya bakal dilantik Jokowi di Istana Negara, pagi ini.