Kejuaraan dengan sistem bon tidak hanya diikuti oleh tim dari Malang

Kejuaraan dengan sistem bon ini tidak hanya diikuti oleh tim dari Malang Raya. Daerah tetangga seperti kabupaten dan Kota Blitar dipastikan ikut. Total ada 16 tim yang akan berlaga.

“Kami dipercaya oleh Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Malang untuk menggelar kegiatan ini,” kata ketua pelaksana kegiatan, Abdullah usai technical meeting di SMAN 1 Turen, Kamis (14/12).

Pertandingan dengan sistem bon, memungkinkan beberapa atlet nasional ikut berlaga. Pasalnya, tim dibebaskan mengajak pemain dari eksternal untuk bergabung.

“Sangat dimungkinkan pertandingan ini diikuti oleh atlet nasional. Tim bebas menggandeng siapa saja untuk bergabung bersama mereka,” kata pria yang biasa disapa Dullah itu.



Kegiatan untuk memeriahkan HUT ke-1.257 Kabupaten Malang ini akan digeber pada 16-23 Desember 2017. Lokasinya di SMAN 1 Turen yang memang sudah representatif.

JPM berencana menjadikan kejuaraan bola voli ini menjadi even tahunan untuk memeriahkan ulang tahun Kabupaten Malang. Terlebih, JPM sudah dipercaya oleh PBVSI untuk menggelar kegiatan ini.

“JPM akan konsisten menggelar even bola voli. Tahun ini memang pesertanya dari Malang Raya dan kota serta Kabupaten Blitar. Namun tidak menutup kemungkinan untuk tahun depan pesertanya regional Jawa Timur, bahkan nasional,” tegasnya.

Piala yang direbutkan dalam kejuaraan voli kali ini mengusung konsep Tiga Pilar. Ini menunjukkan sinergitas antara TNI, Polri dan pemerintah. Dalam hal ini adalah kekompakan dari Kodim 0818/Kabupaten Malang-Kota Batu, Polres Malang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

Sebentar lagi juga akan digelar Pilgub Jatim 2018. Sehingga diperlukan harmonisasi dan kerja sama yang bagus dari unsur keamanan, penegak hukum dan pemerintah. “Harapan besar untuk pimpinan tiga pilar agar meningkatkan kenyamanan, keharmonisan dan kerja sama jelang pelaksanaan pilgub,” imbuhnya.

Sebagai informasi, JPM sudah menggelar even olahraga sebanyak tiga kali. Sebelumnya sudah digelar tenis lapangan yang pada November 2016. Kemudian tenis meja pada Maret 2017.

Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung menambahkan, semakin banyak turnamen dan kejuaraan yang digelar, semakin baik untuk perkembangan atlet. “Hal ini juga menjadi sarana membina bibit-bibit baru untuk kemajuan PBVSI Kabupaten Malang,” ucap Ujung yang juga sebagai Ketua PBVSI Kabupaten Malang.


(tik/JPC)