Kejar Peak Level di Liga 1

MALANG KOTA – Liga 1 jelas tidak bisa dibandingkan dengan Piala Presiden. Setiap pemain wajib memiliki stamina prima untuk menghadapi kompetisi yang panjang. Apalagi bila ada rangkaian jadwal padat yang mengharuskan tim bermain setiap tiga hari sekali.

Itulah yang coba diantisipasi pelatih Arema FC Milomir Seslija. Mumpung kompetisi belum mulai, dia ingin menyiapkan fisik pemainnya sebaik mungkin. ”Semua butuh proses,” kata pelatih yang akrab disapa Milo itu.

Stamina atau fisik pemain harus ditingkatkan secara bertahap. Perlahan demi perlahan. Ketika Liga 1 bergulir, pemain sudah menemukan peak level mereka.

Pelatih berkebangsaan Bosnia Herzegovina itu juga sudah berkonsultasi dengan dokter tim. ”Ada problem terkait fat (lemak). Bukan lemak pada makanan. Tapi, lemak yang ada pada otot,” kata pelatih yang mengantongi lisensi kepelatihan UEFA Pro ini.

Problem ini harus bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Sehingga tak sampai mengganggu mobilitas pemain.



Dokter tim Arema FC dr Nanang Tri Wahyudi menambahkan, nantinya juga bakal menimbang berat badan semua pemain. ”Kalau masalahnya lemak, nanti kami timbang mereka. Kami ada data, sebelum mereka libur, jadi nanti kami bandingkan,” ungkap dia.

Seperti diketahui, pascafinal leg kedua Piala Presiden, 12 April lalu, seluruh pemain diberi jatah libur panjang. Mereka baru mulai berlatih Senin (22/4).

Nanang menyatakan, libur sekitar satu minggu sebenarnya tidak terlalu memengaruhi fisik pemain. ”Kalau satu minggu masih normal saja, apalagi intensitas mereka (bertanding) di Piala Presiden sebelumnya sangat padat,” kata dia.

Mulai babak penyisihan 4 Maret sampai final 12 April, Hamka Hamzah dkk melakoni 8 pertandingan home maupun away. ”Berbeda jika libur sampai dua minggu, kondisi fisik mereka baru akan turun,” lanjut Nanang.

Dengan waktu yang ada saat ini, dia optimistis anak asuh Milomir Seslija dalam performa terbaik di Liga 1 nanti. Latihan pun, dia menjelaskan, saat ini masih normal. ”Step-by-step kami tingkatkan, tidak langsung nanti malah cedera, sambil kami suplai vitamin terus,” tandas Nanang.

Pewarta               : Aris Dwi Kuncoro
Copy Editor         : Dwi Lindawati
Penyunting         : Indra Mufarendra
Fotografer          : Darmono