Kedatangan Puti disambut para kader partai pengusung

Anak Buah SBY Bela Puti Guntur di Jatim

 

Kedatangan Puti disambut para kader partai pengusung, relawan, dan komunitas perempuan serta anak muda. Ketua DPRD Banyuwangi Made Cahyana terlihat memaparkan Bandara Blimbingsari kepada Puti. “Bandara ini kebanggaan kami. Berkat bandara ini, arus wisatawan meningkat pesat, ekonomi bergerak. Nama Banyuwangi terangkat,” papar Made.

Bandara Blimbingsari beroperasi sejak 2010 di era Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Hingga 2017, lonjakan penumpang mencapai 1.400 persen. Terminal bandara dibangun ramah lingkungan, tanpa AC kecuali bagian tertentu. Tahun ini, penumpang di Bandara Banyuwangi diperkirakan tembus 250.000 orang seiring rencana penambahan frekuensi dan pembukaan rute internasional.

Puti sendiri menganggap kehadiran bandara sangat signifikan terhadap kemajuan ekonomi sebuah daerah. Mobilitas masyarakat semakin mudah dan cepat. “Pengalaman Banyuwangi menunjukkan pembangunan bandara telah berdampak langsung membuka keterisolasian, mempercepat akselerasi ekonomi. Ujung-ujungnya rakyat diuntungkan,” tutur Alumnus Universitas Indonesia tersebut.

Puti pun tak sungkan memuji Anas yang sukses membangun bandara. “Bupati Anas menunjukkan upaya keras dalam pembangunan infrastruktur. Terbukti menuai hasil nyata. Sehingga kemiskinan di sini (Banyuwangi) turun. Pendapatan per kapita rakyat melonjak. Gubernur dan wakil gubernur lima tahun ke depan harus lebih progresif mempercepat infrastruktur di Jatim,” tambah Puti.



Puti mengaku sudah menyiapkan program-program strategis pengembangan infrastruktur transportasi udara di Jatim. Di antaranya peningkatan infrastruktur bandara di Sidoarjo, Malang, Sumenep, Jember, Banyuwangi, dan yang akan dibangun di Kediri.

“Saya dan Gus Ipul sepakat untuk mempercepat dan memperluas infrastruktur. Termasuk transportasi udara. Kami juga akan percepat pengembangan landasan pacu kedua di Bandara Juanda yang akan semakin mendongkrak ekonomi di Jatim,” papar Puti.

Selain itu, Puti juga menyiapkan pembukaan terminal khusus pesawat berbiaya rendah di Bandara Juanda untuk menggerakkan pariwisata di Jatim. Terkait wisata, Puti dan Gus Ipul menargetkan bisa mendatangkan 1 juta turis asing pada 2019. “Sehingga semakin memberi dampak positif ke ekonomi rakyat,” ucap Puti.

Percepatan infrastruktur udara akan melengkapi pembangunan infrastruktur darat dan laut. Sesuai dengan Nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang terus memperkuat daerah dan mewujudkan kemandirian ekonomi melalui sejumlah sektor strategis.

“Pak Jokowi juga bertekad membentangkan jalan tol yang membelah Jatim. Dari Ngawi hingga tembus Banyuwangi. Jadi akselerasi infrastruktur Jatim yang kami siapkan bersama Gus Ipul klop dengan visi Pak Jokowi,” pungkas Puti.


(did/JPC)