Kecewa Tak Bertemu Jokowi, Massa: Kita Penyumbang Akbar Suara, Tapi Ke

JawaPos.com – Massa peserta aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, 1 Mei 2019 kecewa tidak bisa bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan untuk mendekat ke depan Istana Negara juga tidak bisa. Ekpresi kekecewaan mulai ditunjukan mereka.

Seperti orator dari Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN), dia mengaku berasal dari Boyolali, Jawa Tengah tapi tidak bisa bertemu Jokowi.

Dia bahkan sempat menyinggung bahwa daerah Jawa Tengah merupakan penyumbang suara terbesar bagi Jokowi di pemilu. Tapi untuk menyampaikan aspirasi saja sulit.

“Saya dari Boyolali, tampang Boyolali. Kita di sini Pak Presiden pulang ke Jawa Tengah. Kita ini penyumbang akbar suara Jokowi, tapi mau ketemu saja tidak bisa,” kata dia.



Ekpresi lain juga ditunjukan dari kelompok buruh Federasi Serikat Pekerja Aneka Sektor Indonesia (FSPASI). Kelompok buruh yang mayoritas diisi oleh kaum emak-emak itu bernyanyi lagu berjudul Sontoloyo sebagai bentuk kekecewaannya.

Menurut mereka kebijakan pemerintah saat ini tidak berpihak pada kesejahteraan buruh. “Sontoloyo. Kau bilang ekonomi naik pesat, padahal nyungseb,” begitu sepenggal bait lagu Sontoloyo.

Meski kecewa tidak bisa mendekat ke depan Istana Negara di Jalan Medan Merdeka Utara, kelompok buruh tidak sampai berbuat anarkis. Mereka melanjutkan orasinya di depan kawat berduri di Jalan Medan Merdeka Barat.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan