Kebun Jambu Kristal Perbanyak Edukasi

KOTA BATU – Jambu kristal Kota Batu kian banyak diminati wisatawan. Maklum saja, selain dikenal cukup renyah, rasa jambunya juga mirip-mirip apel. Namun, mereka yang ingin menikmati wisata petik jambu kristal tampaknya masih harus bersabar menunggu. Karena buah yang banyak dibudidayakan di Dusun Banaran, Kecamatan Bumiaji, ini baru berbuah.

Masih dibutuhkan waktu antara dua hingga tiga bulan ke depan hingga buah jambu tersebut bisa dipanen. Pemilik wisata petik jambu kristal Imam Ghozali menyatakan, saat ini, kebun jambu kristal  masih dalam masa perawatan. ”Ada beberapa pohon yang sudah muncul buahnya dan ada juga yang sudah mulai dibungkus,” ujarnya.

Imam menambahkan, masing-masing pohon memiliki durasi panennya sendiri-sendiri. ”Per satu musim itu lamanya sekitar empat sampai enam bulan. Untuk yang sudah dibungkus itu butuh waktu sekitar satu bulan,” terangnya. Ketika sudah masuk musimnya, Imam bisa memanen jambu kristal ini hingga 50 kg dari lahan seluas 6.000 meter persegi. ”Tapi di sini fokusnya lebih ke wisata petik dan edukasi. Jadi, dengan harga Rp 15 ribu per orang, pengunjung bisa makan jambu sepuasnya dan dapat edukasi tentang urban farming,” ungkapnya.

Meski belum bisa memetik jambu, pengunjung yang datang tetap diterima. ”Biasanya ada yang datang dalam kelompok kecil, kami tetap terima,” tambahnya. Sebagai informasi, tempat wisata yang berdiri sejak 2014 ini juga menyediakan bibit jambu kristal. Selain jambu, tempat ini juga sebagai budidaya 69 jenis tanaman, mulai dari sayur, buah lemon, dan jenis tanaman berry.

 



 

Pewarta: Octo Pratama
Penyunting: Ahmad Yani
Foto: Rubianto