[Catatan] Kebiasaan Kecil Wujudkan Keluarga Harmonis

Keluarga adalah anugerah pertama dan  terakhir dalam kehidupan setiap insan manusia. Keluarga membuat seseorang tidak akan pernah merasa sendirian. Keluarga  tempat pembelajaran pertama sebelum masuk ke dunia sosial yang lebih luas.

Keluarga dapat menjadi penolong dalam menghadapi berbagai cobaan dalam kehidupan. Baik buruk karakter seseorang pun dapat dilihat dari karakter keluarganya.

Sayangnya, tidak semua keluarga cukup berkualitas menjadi tempat untuk pembelajaran menjadi pribadi yang lebih baik. Perlu adanya hikmah dan contoh dari perbuatan orang tua maupun saudaranya karena setiap orang, terutama anak, cenderung meniru kebiasaan sekitarnya.

Komunikasi pun menjadi faktor  yang terpenting dalam hubungan keluarga. Komunikasi dapat menjadi dua mata rantai. Komunikasi yang lancar dapat mewujudkan bibit-bibit yang baik, sedangkan komunikasi yang terhambat dapat merusak bibit-bibit keluarga yang harmonis. Oleh karena itu, sangat diperlukan suatu wadah agar komunikasi dapat selalu berjalan lancar.

Rapat keluarga 

“Rapat Keluarga” dapat menjadi pilihan yang tepat. Meluangkan waktu barang sebentar untuk berkumpul dan mengadakan rapat atau diskusi dapat membuat hubungan persaudaraan semakin erat, komunikasi pun menjadi lancar dan memperkecil peluang kesalahpahaman antar anggota keluarga. Setiap anggota keluarga dapat menyampaikan pikiran atau perasaannya sehingga tidak ada sesuatu yang mengganjal dalam hati.

Rapat juga memudahkan terjadinya musyawarah untuk mencapai mufakat. Rapat dapat menjadi forum untuk menyelesaikan berbagai persoalan pribadi maupun keluarga. Masalah pun akan terasa ringan karena dipikul bersama-sama.

Kemudian selain komunikasi, hal yang seringkali dirasakan khususnya oleh para orang tua yaitu anaknya semakin hari semakin malas. Anak pun malas untuk sekedar bermain diluar, apalagi membantu orang tuanya. Anak-anak lebih senang duduk untuk menonton TV atau main gadget.

Sebenarnya hal ini tidak selalu buruk untuk anak. Gadget memang bermanfaat sebagai sumber informasi yang berguna bagi perkembangan anak. Namun dapat berpengaruh pada motoris anak. Anak menjadi pasif dan tidak selincah anak yang aktif bergerak.

Hari ABC (Aktif, Berbakti, Ceria)

“Hari ABC” atau hari khusus untuk mengurus bergerak aktif, tidak ada yang sibuk dengan gadget masing-masing. Berbakti berarti anak harus membantu orang tua. Terakhir ceria, hari itu seluruh anggota keluarga harus ceria tidak ada yang murung dan merenung. Diharapkan dengan adanya “Hari ABC” anak dapat merasakan rasanya melakukan pekerjaan rumah tangga. Antar orang tua dan anak pun akan terjalin rasa kebersamaan sehingga mewujudkan keharmonisan dalam rumah tangga.

Beribadah Bersama 

Terakhir adalah beribadah bersama. Ibadah mendekatkan diri kepada Tuhan YME sehingga mendapatkan ketenangan dan kedamaian lahir dan batin. Sebagai makhluk yang lemah sangat pantas setiap manusia untuk memuji dan memohon ampunan kepada-Nya. Dengan beribadah dapat pula berdo’a, memohon agar keluarga menjadi SAMAWA (Sakinah, Mawaddah, wa Rohmah) dan selalu dalam perlindungan-Nya.

Oleh: Afina Mutiah