Kebakaran di Kota Batu yang Tewaskan Empat Anak, Ternyata Terjadi Saat Listrik Sudah Menyala

Tim Labfor Polda Jatim lakukan oleh TKP di bekas kebakaran rumah di Kota Batu

KOTA BATU – Siang tadi (24/7) tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Surabaya menyisir lokasi rumah yang terbakar dan menwaskan 4 orang anak malam kemarin (23/7) di Jalan Hasanudin, Junrejo, Kota Batu. Sebanyak 4 anggota tim Labfor tampak lalu lalang di tempat kejadian perkara (TKP) selama kurang lebih 1,5 jam.

Kepala Tim Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya, Kompol Handi Purwanto menyatakan sudah menemukan titik api yang menyebabkan empat anak ini meninggal. “Titik api ini mulanya dari kamar yang saat itu terdapat anak yang tidur di sana Rahma Ramadhani, 10,” kata Handi.

Sebelumnya, datangnya Labfor, polisi memasang garis polisi di sepanjang rumah. Namun begitu tim Labfor bergerak, terlihat polisi melepas garis polisi tersebut dan hanya memasang di area dugaan titik awal api. Titik tersebut tepatnya di ruang belajar.

“Ruangan itu diisi 2 kasur, sehingga saat lilin jatuh, api langsung dengan mudah membakar kamar tersebut. Saat itu keempat anak sedang tertidur pulas,” sambungnya.

Selanjutnya selama melakukan olah TKP Handi bersama dengan tim menemukan satu lilin utuh yang diduga sebagai penyebab terjadinya kebakaran. “Nanti hasilnya bisa diketahui dua minggu lagi,” imbuhnya.

Sementara itu Kapolsek Junrejo Polsek Batu AKP Supriyanto menambahkan dari pengakuan ayah korban Abdullah saat kebakaran terjadi, listrik sudah hidup. Pemadaman listrik berlangsung pukul 18.30-21.00 dan saat itu Abdullah menggunakan lilin sebagai penerangan. Sedangkan kebakaran terjadi sekitar pukul 21.30.

“Saat listrik menyala itu lilin lupa tidak dimatikan, sehingga saat api berkobar ke kasur langsung merembet ke ruangan yang banyak bukunya,” ucap Supriyanto.

Pewarta: Rida Ayu
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: istimewa