Ke UIN Malang, Gubes UPI  Sarankan Dosen Melek Teknologi

KOTA MALANG – Mahasiswa di era Industri 4.0 saat ini dituntut memiliki soft skill untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Soft skill tersebut bisa didapat salah satunya dari dosen.

Untuk itu, guru besar Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, Prof. Dinn Wahyudin, M.A menganjurkan dosen untuk selalu meningkatkan pengetahuannya tentang teknologi dengan tidak merasa puas dan terus belajar.
 
“Saat ini illiterate itu bukan hanya buta huruf. Tapi juga buta teknologi. Jadi dosen jangan cepat puas harus re-learn meskipun sudah S2.
Kalau tidak ya murid akan tertinggal dengan dunia yang serba digital,” ujarnya sebagai pemateri di International Collaborative Seminar yang diselenggarakan Jurusan Tarbiyah Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan  UIN Malang, Sabtu (2/10).

Ia juga menjelaskan kemampuan menggunakan teknologi jika sudah didapat dosen bakal membantu mereka untuk mendesign kelas yang komunikatif dan partisipatif. Hasilnya akan tumbuh skill berkomunikasi dan kreatif dalam diri mahasiswa.

“Kalau dosen sudah belajar teknologi itu cara mengajarnya pasti diupgrade, metodologinya diupgrade. Kelas jadi menarik dan timbulah cara mengajar yang memunculkan soft skill,” paparnya.

“Kalau gak melek teknologi ya kayak dulu cara ngajarnya. Murid suruh buka halaman di buku, suruh baca. Itu gak  menarik lagi hari ini dan murid juga pasti akan malas belajar,” imbuhnya.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Penyunting: Fia