Ke Malang, Menko PMK Sebut 6 Juta Peserta BPJS Kesehatan Dibersihkan

KOTA MALANG – Menyusul rencana kenaikan iuran, BPJS Kesehatan telah melakukan data cleansing kepada 6 juta peserta berstatus Penerima Bantuan Iuran (PBI). Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Pembangunan dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy saat berkunjung ke Rumah Sakit Aisiyah Kota Malang dalam rangka meninjau pelayanan BPJS di rumah sakit tersebut, hari ini (8/11).

“Itu (yang dihapus) yang tak terlacak atau juga tidak punya NIK. Jadi kami non-aktifkan,” tuturnya saat berkunjung ke Rumah Sakit Aisiyah Kota Malang, Jumat (8/11)

Nantinya, kata dia, 6 juta itu akan diganti dengan PBI lainnya yang bisa teridentifikasi dengan baik. “Agar tidak ada pengeluaran yang lebih dan anggarannya tepat sasaran,” ujarnya. “Nanti enam juta itu gantinya dimana saja? itu tergantung setiap kebutuhan per-daerah,” ujarnya.

Setelah data cleansing, mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini mengatakan, akan ada koordinasi lanjutan terkait kenaikan premi BPJS.

“Kan yang jadi masalah kemarin itu kan cleansing data 27 Juta PBI dan ini sudah kami cleansing 6 juta. Nanti tinggal kami koordinasi dengan menteri-menteri yang terkait,” ujarnya.

Sebagai informasi, data cleansing ini didesak oleh dewan karena meskipun belum diselesaikan, tetapi beleid terkait kenaikan iuran BPJS telah ditetapkan melalui Perpres No. 75 tahun 2019 tentang perubahan Perpres Nomor 83 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Rofia
Penyunting: Fia