Kawasan Pinggiran Butuh Perhatian Pemerintah

Pengendara melintasi lubang jalan yang tergenang air di jalan Cemorokandang kemarin (3/2).

MALANG KOTA – Kawasan pinggiran butuh perhatian dari Pemkot (Pemerintah Kota) Malang, khususnya infrastruktur jalan. Sebab, masih banyak jalan berlubang di kawasan pinggiran. Misalnya di kawasan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang.

Akses utama yang menghubungkan Cemorokandang–Tumpang (Kabupaten Malang) itu dipenuhi jalan berlubang. Pengendara yang kerap melintasi jalan tersebut mengeluhkan minimnya perhatian pemerintah.

”Pengendara yang melintas harus waspada. Karena ukuran lubangnya hampir memakan seluruh ruas jalan,” kata Darmo, 30, salah satu pengendara yang melintas, kemarin (3/2).

Pantauan wartawan koran ini, banyak jalan berlubang di kawasan tersebut. Pada malam hari, lubang tersebut bisa jadi tidak terlihat. Apalagi di musim hujan dan tertutup genangan air sehingga mengancam keselamatan pengendara. ”Kendaraan juga cepat rusak kalau jalannya berlubang,” keluhnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala DPUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kota Malang Hadi Santoso menyatakan, pihaknya sudah mengetahui lubang di jalan Cemorokandang. Dia berjanji segera memperbaikinya.



”Biasanya kan setiap ada lubang sedikit langsung kami tutup,” ucap Sony–panggilan akrab Hadi Santoso.

Sony membenarkan bahwa akses menuju Kecamatan Tumpang itu sedang rusak parah. Namun, Sony sudah menyiapkan perencanaan untuk memperbaikinya. ”Tahun ini (2018) kami kerjakan dan selesaikan,” pungkasnya.

Pewarta: Fajrus Shiddiq
Penyunting: Mahmudan
Copy editor: Dwi Lindawati
Foto: Darmono