Kawal Kesehatan Ibu Hamil, Dinkes Gandeng Lintas Sektoral

KOTA MALANG – Dalam rangka pemberian pelayanan kesehatan Antenatal Care yang maksimal dalam rangka pengurangan risiko kematian saat kematian bagi ibu dan janin, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mengadakan Pertemuan Evaluasi Program Kesehatan dan Gizi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang Tahun 2018, pada Kamis, (6/12).

Antenatal care adalah pemeriksaan kehamilan secara terstandar yang berisi pemeriksaan selama 9 bulan dari trisemester satu, dua dan tiga kepada ibu hamil. “Juga terkait bagaimana penanganan ketika nifas,” papar Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Keluarga (Kesga) dan Gizi Dinas Kesehatan Kota Malang, Meifta Eti Winindar SST MM, ditemui di sela acara di Same Hotel, Kota Malang.

Melalui program rutin ini, Dinkes Kota Malang berupaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi. “Jadi kita tidak boleh puas dengan capaian program-program yang telah diraih selama ini, tetapi kita harus selalu meningkatkan kualitas dari layanan tersebut,” tutur Meifta.

Menurutnya, capaian program Dinkes yang terus membaik dari tahun-tahun sebelumnya selama ini tidak terlepas dari peran serta lintas sektor yang turut mendukung. Oleh karena itu, Dinkes pada acara ini turut menggandeng berbagai lintas sektor dalam menangani permasalahan ini, seperti bidan praktik mandiri yang ada di Kota Malang, Rumah Sakit, juga dihadirkan PMI dan PSC 119 dalam rangka sosialisasi penanganan ibu hamil yang cepat dan tepat.

Tim penggerak PKK Kota Malang juga turut dihadirkan pada acara ini. “Diharapkan nanti dengan acara ini bisa disosialisasikan ke semua jajaran PKK, kelurahan maupun kecamatan,” papar Meifta.



Dalam acara ini, Dinkes juga turut melaunching Antenatal Care Afternoon Report. Antenatal Care yaitu berupa pemeriksaan kehamilan sesuai dengan standart yang dilaksanakan oleh praktik mandiri bidan.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Penyunting : Fia