Kasus Penyelundupan Mobil Mewah Dilimpahkan ke Bea Cukai

JawaPos.com – Penyelidikan kasus penyelundupan lima mobil mewah asal Singapura menuju Batam terus dikembangkan. Sebelumnya, penggagalan penyeludupan dilakukan Unit I Kejahatan dan Kekerasan Laut (Jatanrasla) Pangakalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang bersama Dispamal dan Satgas Bais TNI. Sekarang kasusnya dilimpahkan ke Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai (BC) Tipe B Batam.

Kepala Bidang (Kabid) Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) BC Batam Sumarna mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan pelimpahan proses penyelidikan dari TNI AL. Sementara untuk mobilnya sendiri masih berada di bawah pengawasan TNI AL.

Dari mandat tersebut, BC Batam akan melakukan beberapa langkah awal sebelum melakukan penyelidikan. Salah satunya melakukan verifikasi atas berkas yang dilimpahkan. Dalam prosesnya, BC Batam tetap melibatkan TNI AL dalam hal ini Lantamal IV Tanjungpinang.

“Rencananya kami mengadakan gelar kasus bersama TNI-AL, unsur Polri, dan kejaksaan. Baru setelah itu, mudah-muadahan segera bisa dilakukan penyelidikan,” kata Sumarna ketika dihubungi di Batam, Kamis (24/1).



Sampai saat ini BC Batam masih melakukan verifikasi awal. Di antaranya mendalami beberapa keterangan yang menjadi fakta dalam pengungkapan kasus. Seperti status PT. Batam Trans yang tidak terdaftar sebagai perusahaan importir. Selanjutnya, BC Batam segera melakukan koordinasi hingga mendapatkan petunjuk-petunjuk tambahan yang memudahkan proses penyelidikan.

Kasus penyelundupan mobil memang bukan barang baru di Kepulauan Riau (Kepri). Khususnya di daerah yang berbatasan langsung dengan Singapura seperti Batam, Tanjungpinang, dan Bintan.

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber, ada beberapa kasus yang berkaitan dengan upaya penyelundupan mobil dari Singapura ke Indonesia sejak 2016. Di antaranya terjadi pada September 2016. Saat itu, Direktorat Polisi Air Mabes Polri yang berpatroli dengan KM Bisma 8001 di perairan Batam berhasil mengamankan empat unit mobil mewah asal Singapura. Adalah Mini Coper, Mercedes Benz, Honda Odyssy dan Honda Civic.

Pada April 2018, sebuah mobil antik bermerk Rolls Royce 700078 RR diamankan di Kota Tanjungpinang. Mobil diduga milik seorang yang berasal dari Singapura. Saat diamankan, mobil akan dibawa ke Batam menggunakan truk.

BC Batam terus berupaya untuk memaksimalkan fungsi pengawas lalu lintas barang ke Indonesia. Khususnya di Batam. Selain melakukan penindakan secara mandiri, BC Batam juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk bersama-sama mencegah penyelundupan.

Editor           : Sofyan Cahyono

Reporter      : Bobi Bani