Karangbesuki Punya ”Kampung Cepluk”, Lowokwaru Pamer Sambal Arab

MALANG KOTA – Satu per satu potensi kelurahan terungkap dalam penjurian Otonomi Award Lurah-Camat 2019 kemarin (19/3). Jika Kelurahan Sukoharjo berencana membangun Kampung Pahlawan, Karangbesuki membikin Kampung Cepluk.

”Kampung tematik ini sudah kami usulkan ke dinas kebudayaan dan pariwisata (disbudpar),” ujar Lurah Karangbesuki Bambang Heryyanto di sela-sela pemaparannya kepada tim juri Otonomi Award Lurah-Camat 2019 di Ngalam Command Center (NCC) kemarin.

Jika usulan tersebut disetujui, Bambang akan memusatkan kegiatan Kampung Cepluk di RW 05. Tujuan pendirian Kampung Cepluk adalah untuk melestarikan tradisi di kawasan Candi Badut. Misalnya, tradisi selamatan desa yang diperingati setiap tahun.

”Kami ingin punya kampung wisata. Rencana ini dari masyarakat. Termasuk pemilihan nama,” kata mantan Lurah Madyopuro itu.


Selain budaya, sentra Industri Sanitair juga jadi perhatian lebih di kawasan Karangbesuki. Misalnya pembuatan pot bunga, nisan, ornamen tangan, cuci piring beton, dan kijing makam. ”Kami akan membentuk forum agar ada komunikasi dengan pemerintah,” kata dia.

Sementara di sektor kesehatan, Bambang akan menghidupkan lagi program satu rumah satu juru pemantau jentik (jumantik). ”Kami akan mewujudkan kelurahan siaga dan sehat,” kata pejabat eselon IV Pemkot Malang itu.

Sementara itu, Lurah Lowokwaru Khabibah memamerkan produk unggulan milik warganya. Di RW 13 misalnya, dikenal dengan produk sambal Rosdan. Sambal yang diproduksi secara tradisional itu sudah kirim ke berbagai negara. Termasuk Arab Saudi. ”Terutama dibutuhkan orang yang hendak ke Makkah,” kata dia.

Sedangkan di RW 14, warganya membuat tas dari resleting, RW 15 mempunyai koperasi mentari yang omzetnya hampir Rp 200 juta per bulan. Di RW 01  mengunggulkan rempeyek dari daun sirih, bayam, dan tumbar.  RW 03 ada kampung bibit. ”Kami kerja sama dengan petani di Batu dan masyarakat Kota Malang,” kata dia.

Sementara itu, hari kedua penjurian terdapat enam kelurahan. Di antaranya, Kelurahan Karangbesuki, Lowokwaru, Pisangcandi, dan Purwodadi.

Masing-masing lurah dipersilakan memaparkan program unggulannya kepada para anggota tim juri. Dari pemaparan masing-masing lurah, tim juri akan memverifikasi ke lapangan. Kelurahan dan kecamatan terbaik akan menyabet juara I Otonomi Award Lurah-Camat 2019.

Pewarta               : mg2
Copy Editor         : Dwi Lindawati
Penyunting         : mahmudan
Fotografer          : Darmono