Kapolres Asahan Buka 2 Turnamen Jauhkan Kaum Milenial dari Hal Negatif

JawaPos.com – Setelah digelar di Medan beberapa waktu lalu, Turnamen Sepak Bola Piala Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Agus Andrianto berlanjut ke Zona III. Kapolres Asahan AKBP Faisal Napitupulu membuka langsung gelaran turnamen tersebut di Stadion Mutiara Kisaran, Sabtu (19/1).

Ada lima tim yang bertanding di Zona III. Lima tim itu akan bersaing memperebutkan posisi teratas fase grup untuk melaju ke babak selanjutnya di tingkat provinsi. Lima tim tersebut adalah Polres Asahan, Polres Tanjung Balai, Polres Labuhan Batu, Simalungun, dan Polres Siantar.

AKBP Faisal menjelaskan, tujuan digelarnya kegiatan olahraga ini untuk menjalin hubungan kemitraan antara polisi dan masyarakat. “Para pemain yang mengikuti pertandingan sepakbola ini merupakan klub-klub binaan Polres. Rata-rata (pemain) masih berstatus sebagai mahasiswa dan pelajar. Jadi yang bertanding adalah masyarakat sipil, bukan polisi”, ungkapnya dalam keterengan tertulis yang diterima JawaPos.com, Sabtu (19/1) petang.

Turnamen sepak bola yang memperebutkan Piala Kapolda Sumut di Rayon III ini, di awali dengan pertandingan antara PS Putra Polres Asahan melawan PS Putra Polres Tanjung Balai. Yang dalam pertandingan perdana itu tim PS Putra Polres Asahan menahan imbang PS Putra Polres Tanjung Balai dengan skor 2-2.

Usai membuka turnamen sepakbola, Faisal kemudian membuka turnamen Mobile Legends, game daring yang sedang digandrungi generasi milenial. Turnamen Mobile Legend tersebut memperebutkan Piala Kapolres Asahan.

Digelarnya pertandingan game online ini di sambut antusias oleh para gamers di Asahan. Ratusan peserta yang berasal dari Kabupaten Asahan maupun yang berasal dari luar daerah, berlomba untuk menjadi pemenang.

Faisal sangat mendukung generasi milenial yang hobi bermain game online. Dengan diadakannya kegiatan tersebut, bakat generasi milenial dapat tersalurkan.

“Ini merupakan salah satu kegiatan positif yang dapat di ikuti oleh para generasi milenial untuk menghindari hal-hal negatif di lingkungan sekitar,” kata Faisal di Gedung Serba Guna Kota Kisaran.

Kegiatan seperti ini lanjutnya, bisa menjauhkan generasi muda dari pengaruh narkoba. Dia pun menekankan kepada para peserta, untuk bertanding secara sportif.

“Jangan kecewakan dan membuat keluarga, terutama orangtua kita yang sudah bersusah payah mencari nafkah untuk membiayai sekolah kita. Saya berharap, agar para peserta yang masih berstatus pelajar tidak lupa belajar dan menyelesaikan studi nya dengan baik,” ucap nya.

Dalam kesempatan yang sama, Widodo yang merupakan Pembina Anak Kisaran Gamers (AKG), mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Asahan yang sudah mendukung diadakan nya turnamen game online Mobile Legends di Kota Kisaran.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyalurkan hobi, sekaligus sebagai ajang pengembangan bakat dan kreatifitas para pemuda generasi milenial. Dalam perlombaan ini, selain diperlukan koordinasi antara otak dan tangan, juga diharapkan dapat meningkatkan kerjasama antar pemain yang tergabung dalam satu tim agar dapat memenangkan pertandingan”, ucap Widodo.

Selain itu, lanjut Widodo, acara ini juga merupakan suatu bentuk partisipasi kepada Pemerintah Pusat sebagai ajang pengembangan kemampuan, bakat dan kreatifitas para generasi milenial di dunia informasi dan teknologi.

Turnamen game online Mobile Legends ini, diselenggarakan selama 2 hari mulai Sabtu 19 Januari 2019 sampai Minggu 20 Januari 2019. Ratusan peserta yang berasal dari berbagai daerah seperti, Asahan; Batubara; Tanjung Balai; Pematang Siantar bahkan ada yang berasal dari Kota Medan ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Editor           : Budi Warsito

Reporter      : prayugo utomo