Kapan Terakhir Beli Perangko dan Mengirim Surat?

Kapan Terakhir Beli Perangko dan Mengirim Surat?

Saat menyampaikan sambutannya, Jokowi dihadapan sekitar 1.400 pengusaha sempat menanyakan kapan terakhir kali mereka menggunakan pulpen dan kertas untuk menulis surat.

“Apa 10 tahun yang lalu? 15 tahun yang lalu, atau 20 tahun yang lalu? Bisa menulis 6 halaman atau 7 halaman. Dimasukkan amplop, beli prangko, tuliskan alamat, kemudian kita kirim ke kotak pos. Itu sudah lama sekali kan,” kata Jokowi.

Presiden Joko Widodo di depan ribuan pengusaha meresmikan pengoperasian Fasilitas Kepabeanan dan Peluncuran Perizinan Online di PT Samicks, Cileungsi, Bogor, Selasa (27/3)
(Hana Adi/RADAR MALANG ONLINE)

Menurutnya, saat ini zaman telah berubah ke arah yang modern. Sehingga, dalam melakukan kegiatan sehari-hari proses yang dilakukan dituntut untuk cepat.

“Sekarang kita maunya cepat. Mengirimkan sesuatu dengan WA. Terus kita ingin menyampaikan sesuatu dengan format yang panjang dengan e-Mail,” tuturnya.

Mantan Wali Kota Solo ini menantang para pengusaha untuk maju ke depan jika masih menggunakannya. “Apa masih ada yang begitu? Coba tunjuk jari maju ke depan. Sudah nggak ada kan,” sambungnya disambut gelak tawa.

Oleh karena itu, pemerintah saat ini terus mendorong kemudahan perizinan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Harapannya, seluruh proses kegiatan yang dilakukan masyarakat bisa berjalan dengan cepat dan mempermudah mereka.

“Begitu juga ketika kita liburan di tempat yang indah, yang keren, yang seru-seru pasti kita langsung selfie. Cetak foto pake HP. Upload di Instagram, kirim ke WA, update di Facebook,” pungkasnya. (Hap/Hana)


(ce1/hap/JPC)