Kampung Hijau Belum Familier

KOTA BATU – Diresmikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada April lalu, keberadaan Kampung Hijau Tempenosaurus di Desa Beji, Kecamatan Junrejo, tampaknya masih belum sukses menyita perhatian wisatawan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Laskar Foundation Jatim Park (JTP) Group Hari Cahyono mengakui bila ada beberapa hal yang perlu dikaji ulang.

”Program awalnya kan memang penghijauan. Setiap warga dikasih tanaman jambu air dan sebagainya,” kata dia. Untuk diketahui, pembangunan kampung tersebut memang tidak bisa dilepaskan dari peran Laskar Foundation JTP Group. Agar kampung itu makin dikenal wisatawan, Hari berharap warga bisa lebih proaktif dalam memoles kampungnya.

Sisi perawatan fasilitas hingga penataan di kampung diharapkan dia bisa lebih baik lagi. ”Yang jelas, semenjak diresmikan Bu Khofifah, semua kepengurusan di sana sudah berada di tangan warga,” imbuhnya.

Disinggung apakah ada rencana menggagas kampung tematik di titik lain, dia mengaku masih belum bisa berkomentar banyak. ”Masih belum ada (rencana itu), tapi kalau ada pihak ketiga yang mau bekerja sama ya tentu bisa dibicarakan,” tutupnya.



Pewarta : Miftahul Huda
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Bayu Mulya