Kampung Hias Ajang Unjuk Kearifan Lokal

MALANG KOTA – Tidak hanya sebagai ajang mempercantik kampung, Lomba Kampung Hias ini juga menjadi sarana penduduk setempat untuk menggali kearifan lokal yang ingin mereka tunjukkan.

Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu juri Kampung Hias, Yogi Eka Chalid F.

“Dengan adanya Kampung Hias ini, kita bisa melihat potensi-potensi lokal yang ada di dalamnya. Tadi saya lihat sudah cukup banyak. Misalnya di Dadaprejo ada gerabah. Harapannya itu bisa ditampilkan sehingga wisatawan yang datang ke Batu mempunya pilihan destinasi wisata,” jelas pria yang juga Dosen Universitas Brawijaya itu.

“Saya melihatnya di awal sudah cukup bagus. Seperti di RW 01 Kelurahan Dadaprejo. Mereka memiliki nilai-nilai filosofis yang cukup baik menggambarkan kondisi nyata lingkungan dalam bentuk desain gapura mereka. Mereka bisa menjelaskan kenapa harus pakai belimbing, kenapa model masjidnya begini.

Disitu saya melihatnya ada nilai seni, agama dan pluralitas,” tambah Yogi.



Ia mengatakan sebagai langkah awal dalam membangun tematik di setiap daerah, tindakan ini merupakan sebuah pelecut semangat yang bagus.

“Dari pemerintah responnya luar biasa, masyarakat juga. Mungkin tahun depan bisa lebih spesifik lagi, dalam pertanian atau mungkin pariwisata sehingga gemerlap tematiknya bisa dilihat,” saran Yogi.

Pewarta: Shintya Lutfiana
Penyunting: Lizya Oktavia
Foto: Shintya Lutfiana