Kampung Dolanan Ajak Anak Tak Individualis

KOTA BATU – Permainan tradisional kian digencarkan untuk memerangi sikap individualistis di kalangan anak-anak. Sebab, mereka lebih asyik bermain handphone (HP) atau telepon seluler, laptop, maupun komputer, dibandingkan bermain dengan lingkungan sekitarnya.

Hal itu juga yang dilakukan warga RW 03, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu. Melalui Festival Kampung Anyar, beragam permainan tradisional tempo dulu dihadirkan mulai kemarin (5/8) hingga hari ini (6/8). Seperti tulup bambu, egrang, laker, gobak sodor, hingga permainan engklek.

Ketua Panitia Sugeng Hariadi menyatakan, acara digelar untuk meningkatkan rasa empati di kalangan anak-anak. Sebab, saat ini banyak permainan anak yang sudah mengarah pada sikap individualitas. ”Mereka asyik dengan HP, laptop, dan komputer,” kata dia.

Pria yang biasa dipanggil Songek ini juga mengatakan akan memperlihatkan budaya asli kampung. Melalui permainan tradisional, pihaknya akan mengajak anak-anak berkerja sama dan menyadari lingkungan sekitarnya. ”Sisi kreativitas dan sportivitas akan lebih tumbuh,” beber dia.

Event yang dikemas dengan Kampung Dolanan Anak itu untuk memperingati hari anak. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan tahunan. Saat ini sudah memasuki tahun kedua. ”Digabung dengan bazar juga,” tuturnya.



Selain menyuguhkan beragam permainan anak-anak, ada pula parade budaya. Anak-anak bakal unjuk kebolehan dalam seni permainan reog dan kuda lumping.

Pewarta: Bahrul Marzuki
Penyunting: Ahmad Yahya
Copy Editor: Arief Rohman
Foto: Rubianto