Kalau Gigi Tak Sehat, Cita-Cita Terhambat

JawaPos.com – Kondisi gigi bisa menghambat cita-cita yang tinggi. Anak-anak di Kota Delta mengikuti pemeriksaan gigi di Alun-Alun Sidoarjo kemarin (15/9). Mereka ingin mempunyai gigi yang sehat.

Misalnya, yang diinginkan Bayu Saputra. Murid kelas IV SD itu bercita-cita menjadi polisi. Profesi tersebut menuntut kondisi jasmani dan rohani yang sehat. Salah satunya kesehatan gigi. Dokter bilang banyak kotoran yang nyangkut di gigi bocah itu. ’’Kalau bersih begini, saya bisa jadi polisi,’’ lanjut anak yatim piatu tersebut dengan semangat.

Lembaga Amil Zakat Nasional Lembaga Manajemen Infak (Laznas LMI) menggagas kegiatan bersih gigi untuk 200 anak yatim itu. Direktur Pelaksana Laznas LMI Citra Widuri menyatakan, ratusan anak yatim tersebut berstatus yatim piatu dan duafa.

Lembaganya bekerja sama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Sidoarjo. Ada 37 dokter gigi yang berpartisipasi. ’’Selain diperiksa, gigi anak dibersihkan. Kalau berlubang, bisa ditambal,’’ katanya.

Karena masalah gigi, banyak anak yang terhalang meraih cita-cita. Misalnya, cita-cita menjadi pilot, tentara, dan polisi. ’’Selama 24 tahun ini, kami sudah membina sekitar 20.000 anak. Namun, ada 10–20 anak yang tidak bisa menggapai cita-cita gara-gara gigi,’’ tuturnya.

Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Sidoarjo drg Abdul Khizam menyampaikan, mayoritas permasalahan gigi pada anak adalah karies atau gigi berlubang. Penyebabnya sepele. Yakni, lupa menggosok gigi. ’’Minimal dua kali sehari,’’ ucapnya.

Wabup Nur Ahmad Syaifuddin juga hadir. Dia mengapresiasi kegiatan sosial Laznas LMI. ’’Mengurangi kesengsaraan orang itu baik. Yakinlah bahwa ini akan bermanfaat bagi anak yatim dan duafa,’’ katanya.