Kalahkan Bandung, 2929 Orang di Malang Pecahkan Rekor MURI

KOTA MALANG – Sebanyak 2.929 orang, terdiri atas siswa SMP-SMA, ASN, serta polisi dan TNI, berkumpul di depan Balai Kota Malang, Kamis pagi (12/12). Mereka berkumpul untuk tujuan yang sama : memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia).

Rekor yang dipecahkan adalah membaca melalui layar gawai.

“Untuk bisa terdaftar di MURI itu ada beberapa kriteria. Kategori kali ini masuk kategori paling, yaitu membaca melalui gawai dengan peserta terbanyak, sehingga kita catat di MURI sebagai rekor ke 9357,” urai Sri Widayati, Executive Manager MURI ditemui usai acara.

Seperti diketahui, acara pemecahan rekor ini diinisiasi Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang ini. Pemecahan rekor ini mengalahkan rekor yang pernah ditorehkan Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pengetahuan Masyarakat Republik Indonesia (LPPM RI) lewat acara Edukasi Literasi digital menggunakan aplikasi Smart Library di gawai 10 November 2018 lalu.

Kala itu, 1140 peserta yang berasal dari pelajar dan guru dari 8 SMK yang ada di Jawa Barat mengikuti kegiatan ini.

“Di Bandung sama, kita lebih melihat jumlah, minimal syaratnya melebihi 10 persen dari rekor lama, ini sudah lebih dari 10 persen,” tutupnya.

Acara ini juga sekaligus memperkenalkan aplikasi perpustakaan digital ter-gress yang dibuat Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang bertajuk Malang Cilin Digital Access.

Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji menyebut launching yang dibarengi dengan pemecahan rekor MURI ini perlu.

“Kenapa lewat MURI, supaya masyarakat tahu semua kalau Malang punya aplikasi ini. Harapannya orang bisa tahu, mendownload, membaca dan akhirnya literasi di Kota Malang meningkat,” singkatnya.

Aplikasi ini gratis didownload lewat Playstore saja. Sementara untuk iOs masih belum tersedia.

Lewat aplikasi ini, masyarakat Kota Malang bisa menemukan 1000 lebih buku digital yang bisa dibaca secara gratis. Bukunya sendiri berasal dari perpustakaan miluk Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang yang sudah di digitalisasi.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Editor : Indra M