Kalah Tipis, PSIS Semarang Akui Kurang Support

Kalah Tipis, PSIS Semarang Akui Kurang Support

Pelatih PSIS Semarang Subangkit mengatakan, pada pertandingan kali ini sebenarnya berjalan lebih imbang. Menurutnya, Bhayangkara bisa memanfaatkan peluang. “Kami kompak defend, baru keluar menyerang. Ada beberapa peluang tercipta,” ujarnya usai pertandingan, Sabtu (20/1).

Pada 15 menit terakhir, PSIS terlihat banyak menciptakan peluang. Namun sayang, tidak ada yang berhasil mencetak gol. Melihat hal tersebut, Subangkit merasa alasannya karena kurangnya support.

“Kami banyak main di plan, terutama closing,” kata dia. Ketika ditanya apakah kondisi lapangan juga berpengaruh, dia mengatakan hal itu bukan menjadi alasan.

“Kalau Bhayangkara merasa karena kendala lapangan. Kami tidak ada alasan lapangan,” ujarnya.

Kondisi tersebut, lanjut dia, akan menjadi pelajaran pada pertandingan selanjutnya ketika bertanding melawan Arema FC pada Kamis (25/1) mendatang. Pihaknya telah menyiapkan strategi untuk melawan tim Singo Edan tersebut.



“Pertandingan selanjutnya belajar banyak. Masalah lapangan maupun pertandingan. Tim promosi bisa seperti itu kan sudah cukup bagus,” jelasnya.

Menurutnya, dengan mengetahui kondisi lapangan yang seperti itu, kedepannya tidak membuat pemain merasa kaget.

Sementara itu, salah satu pemain PSIS Semarang, Haudi Abdillah menyampaikan, pada babak pertama menurutnya sudah sesuai dengan instruksi pelatih. “Babak kedua memang kecolongan,” akunya.

Menurutnya, pertandingan tersebut sama-sama keras karena saling menyerang dengan sengit. “Lapangan memang susah untuk permainan. Ke depan (semoga) lapangan bisa lebih bagus,” tandasnya.


(fis/JPC)