Kadin: Pemindahan Ibu Kota Jadi Momentum Pertumbuhan Industri Properti

JawaPos.com – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) menyebut pemindahan ibu kota dipercayai akan menjadi sarana untuk mendorong pertumbuhan indistri properti yang sedang melesu. KADIN mencatat kontribusi sektor properti terhadap pertumbuhan ekonomi selama lima tahun terakhir masih di bawah 3 persen.

Adapun pertumbuhan sektor properti hanya berada dikisaran 3,85 persen pada 2018. Pada tahun ini, diperkirakan pertumbuhan sektor properti cenderung tidak banyak berubah.

Ketua Umum KADIN, Rosan Roeslani mengharapkan, pemindahan ibu kota ini dapat menjadi pendorong peningkatan industri dibidang properti. Pasalnya hanya 19 persen total pembiayaan pembangunan ibu kota baru sebesar Rp 466 triliun yang digunakan dari APBN.

Sisanya, kata dia, banyak menggunakan skema pelibatan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan swasta. Ia pun berharap pelaku usaha dibidang properti bisa memanfaatkan momentum tersebut. “Kami minta organisasi yang bernaung di bawah Kadin bisa memanfaatkan momentum ini,” kata Rosan di Jakarta, Rabu (18/9).



Namun demikian, dirinya tidak menampik bahwa rencana pemindahan ibu kota memang tidak mudah. Namun dengan teknologi yang telah berkembang, Rosan meyakini pembangunan ibu kota dapat terealisasikan sesuai rencana.

“Kalau kami melihatnya ini sudah diputuskan ini akan siap, tidak ada arti kata mundur atau mempertanyakan kenapa harus pindah,” tandasnya.