Kades Jangan Takut Gunakan Dana Desa

KOTA BATU – Sebelas kepala desa terpilih dari hasil Pilkades Serentak Kota Batu 2019 dilantik di Balai Kota Among Tani, Kamis (5/12). Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko pun berpesan agar Kades bisa memaksimalkan penggunaan DD (dana desa) dan ADD (alokasi dana desa).
Apalagi, dari sisi nominal, Desa desa di Kota Batu mendapatkan DD dan ADD yang cukup besar. Bahkan bisa lebih dari Rp 5 miliar.
Meski besar, tapi seringkali desa kesulitan untuk menyerap seluruh anggaran. Sehingga SILPA (sisa lebih pembiayaan anggaran) juga masih cukup besar. “SILPA yang selama ini terjadi karena terlalu hati-hati bahkan takut menggunakan anggaran,” kata Dewanti.
Dia pun meminta kepada BPD (Badan Permusyawaratan Desa) untuk selalu mendampingi Kades dalam penggunaan anggaran DD dan ADD.
Selain itu, Pemkot juga akan menggelar pelatihan bagi para Kades. “Akan segera kami buka bimbingan dan sosialisasi untuk kepala desa di Arhanud dengan mendatangkan ahlinya. Saya juga akan ikut membimbing,” paparnya.
Sebagai informasi, 11 Kepala Desa yang resmi dilantik itu antara lain Rianto (Kepala Desa Sumberejo) , Wiweko (Kepala Desa Oro Oro Ombo) , Suharto (Kepala Desa Sidomulyo) , Andi Susilo (Kepala Desa Gunung sari) , Edi Suyanto (Kepala Desa Bumiaji), Suntoro (Kepala Desa Giripurno) , Suliyono (Kepala Desa Tulungrejo) , dan Hening Sri Tunung (Kepala Desa Punten) .
Lalu ada Andi Faizal Hasan (Kepala Desa Junrejo) , Deni Cahyono (Kepala Desa Beji) , serta Sugeng Santoso sebagai Kepala Desa Torongrejo. “Semoga semuanya bisa amanah dan bisa mendorong Kota Batu untuk menjadi lebih berjaya,” tukasnya.
Pewarta : Choirul Anwar
Foto : Choirul Anwar
Editor :Indra M