Kades Intervensi Sistem Zonasi Demi Masukkan Warga Ke SMP Favorit, Kasek SMP Arjuno Pasrah

Suasana PPDB SMPN di SMPN 1 Kota Batu (ilustrasi)

KOTA BATU – Wakil Kepala SMP Arjuno Isnaini S.Pd nampak cukup kecewa dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi yang membuat sekolah tempatnya mengajar tidak memiliki peserta didik pada tahun ajaran 2019-2020. Tak hanya itu saja, Isnaini mengaku mengetahui sistem zonasi tersebut telah cidera karena terdapat siswa yang bisa masuk ke SMPN tertentu kendati tidak memenuhi persyaratan zonasi.

“Saya tahunya di grup whatsapp. Di sana ada siswa yang tidak diterima di SMPN 4 Kota Batu namun tetap bisa masuk,” jelas Isnaini. Ia mengungkapkan siswa yang tidak diterima tersebut bisa masuk pada SMPN 4 Kota Batu dibantu oleh Kepala Desa dan Kepala Dusun Tulungrejo.

Isnaini menjelaskan, Kepala SDN Tulungrejo 4 berkomunikasi dengan kepala dusun dan kepala desa untuk memasukkan anak didiknya ke SMPN 4 Kota Batu. Setelah terjadi komunikasi secara intens, 12 siswa akhirnya diterima oleh SMPN 4 Kota Batu lewat bantuan perangkat desa.

“Perkiraan saya siswa yang tidak diterima bisa bersekolah di SMP Arjuno. Tapi kenyataanya berbeda,” terang Isnaini. Ia juga mengungkapkan pihaknya hanya bisa pasrah dan menunggu peserta didik yang berminat sekolah di SMP Arjuno karena hingga saat ini SMP Arjuno masih membuka pendaftaran untuk peserta didik baru.

Pewarta : Choirul Anwar
Foto : ilustrasi dok JPRM
Penyunting: Fia