Kabar Hoaks Soal Pilkada Makassar, Wakapolri: Saya Netral – Pilkada Serentak 2018

Dewan Masjid Ingin Memediasi Polemik Amien soal Partai Setan - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA – Kabar hoaks menerpa Komjen Syafruddin. Pria yang menjabat sebagai Wakapolri ini disebut telah mengabarkan ke media soal kemenangan calon wali kota Makassar atas kotak kosong.

Namun, kabar itu langsung dibantah olehnya. Menurut dia, apa yang tersebar di media daring itu tak benar adanya.

“Enggak benar, hoaks itu berita. Polri netral, apalagi saya. Sulawesi Selatan itu saya sangat netral, karena kenapa? Di Sulsel itu kontestannya bersaudara semua,” kata dia di Jakarta, Kamis (28/6).

Jenderal bintang ini juga mengklaim tidak pernah memberi keterangan seperti yang diberitakan media tersebut.

“Enggak ada. Saya enggak pernah berkomentar tentang macam-macam. Saya hanya berkomentar tentang olahraga, masjid, keamanan,” kata Syafruddin.

Diketahui, dalam berita yang beredar, terdapat pernyataan Syafruddin yang mempersoalkan hasil quick count lembaga survei Celebes Research Center (CLC).

Quick count CLC itu menyebut bahwa suara kotak kosong unggul atas pasangan calon tunggal di Pilkada Kota Makassar 2018.

Dalam berita tersebut, Syafruddin disebut menilai quick count CRC tidak sesuai fakta. CRC juga dinilai sebagai lembaga tidak kredibel dalam berita itu.

Berita itu menulis pernyataan Syafruddin, bahwa hasil hitung cepat berdasar data model C1 menyimpulkan pasangan calon tunggal di Pilkada Kota Makassar unggul atas suara kotak kosong dengan perolehan 51,54 persen suara. Pasangan calon tunggal di Pilkada Kota Makassar 2018 adalah Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi.

Belakangan, link berita media online nasional mengenai pernyataan Syafruddin tersebut tidak lagi bisa diakses. Berita tersebut telah dihapus oleh media online itu. (mg1/jpnn)