Juventus Kalahkan Fiorentina di Laga ke-500 Buffon

Juventus Kalahkan Fiorentina di Laga ke-500 Buffon

Sejak awal laga, Juventus memang memperlihatkan semangat meraih kemenangan demi memberi tekanan kepada pesaing terdekatnya, Napoli. Buktinya, I Bianconeri sudah mendominasi permainan pada 20 menit pertama. Meski begitu, tempo permainan yang diperagakan tim tamu masih cederung lambat pada awal babak.

Saat laga berjalan setengah jam, Fiorentina mulai memanas. Anak asuh Stefano Pioli lantas mengambil alih penguasaan permainan dengan ball possessions mencapai 54 persen. Laga pun mulai berlangsung sengit. Tempo permainan perlahan mulai meninggi.

Juventus, meski tak lagi mendominasi penguasaa bola, tetap mampu menebar ancaman melalui dua sisi lapangan. Namun, upaya mereka untuk mencetak gol masih menemui kebuntuan. Sampai turun minum, skor kacamata masih menghiasi duel kedua tim.

Memasuki babak kedua, Fiorentina masih mendominasi permainan. Namun, serangan cepat yang dibangun Juventus justru mampu menghadirkan petaka bagi tuan rumah. Pada menit ke-56, Juventus mendapat tendangan bebas menyusul pelanggaran Milan Badelj terhadap Federico Bernardeschi. Gol pembuka pun lahir melalui eksekusi tendangan bebas Bernardeschi.

Gol itu membuat kubu Fiorentina tersengat dan kian bersemangat menyerang. Dominasi permainan La Viola pun kian kental. Akan tetapi, segala percobaan yang dilakukan Giovanni Simeone dan kawan-kawan acap menemui kenuntuan. Dari total 8 tembakan, hanya 2 yang mengarah ke gawang Buffon.



Saat Fiorentina asyik menyerang, Juventus memanfaatkan celah dengan serangan balik cepat. Gonzalo Higuain yang lolos dari perangkap offside saat menerima umpan Giorgio Chiellini, tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Marco Sportiello.

Dengan mudah, striker asal Argentina itu melesakkan bola ke dalam gawang guna menggandakan keunggulan Juventus empat menit jelang laga bubar. Saat peluit akhir ditiup wasit, tim tamu akhirnya memastikan pulang dengan membawa tiga angka buah kemenangan 2-0.

Berkat kemenangan ini, Juventus kembali ke puncak klasemen dengan koleksi 62 poin dari 24 laga. Mereka sekaligus memberi tekanan kepada Napoli yang sementara tergusur ke peringkat kedua dengan selisih 2 angka.

Pada Minggu (11/2), Napoli mengusung misi berat jika ingin kembali menempati puncak klasemen. Mereka harus bisa meraih kemenangan saat melawan peringkat ketiga, Lazio, di Stadion San Paolo.

SUSUNAN PEMAIN

Fiorentina (4-3-3): 57-Marco Sportiello; 4-Nikola Milenkovic, 20-German Pezzella, 13-Davide Astori, 3-Cristiano Biraghi; 24-Marco Benassi (Valentin Eysseric 79′), 5-Milan Badelj, 17-Jordan Veretout; 28-Gil Dias (Cyril Thereau 68′), 9-Giovanni Simeone, 25-Federico Chiesa
Pelatih: Stefano Pioli

Juventus (4-3-3): 1-Gianluigi Buffon; 20-Stephan Lichtsteiner (Andrea Barzagli 61′), 4-Medhi Benatia, 3-Giorgio Chiellini, 12-Alex Sandro; 6-Sami Khedira, 5-Miralem Pjanic, 8-Claudio Marchisio (Douglas Costa 66′); 33-Federico Bernardeschi (Rodrigo Bentancur 78′), 9-Gonzalo Higuain, 17-Mario Mandzukic
Pelatih: Massimiliano Allegri


(ira/JPC)