Jurusan Nol Pagu Bingungkan Siswa-Sekolah

MALANG KOTA – Proses seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMK cukup membuat para pendaftar bingung. Sebab, proses pemeringkatan siswa per pilihan jurusan tidak dilakukan terbuka.

Akibatnya, banyak siswa yang kaget saat namanya langsung masuk ke jurusan yang menjadi pilihan keduanya. Bahkan beberapa jurusan yang dicantumkan di web, dinyatakan nol pagu alias tidak ada jumlah pendaftaran.

Laman web PPDB yang menampilkan jurusan nol pagu menyebut keterangan ”data tidak ditemukan’” atau ”masih dalam proses pemeringkatan”. Alhasil, proses pemeringkatan sendiri tidak bisa dipantau siswa secara terbuka seperti PPDB SMA yang seleksinya berdasarkan pertarungan jarak.

Seperti jurusan bisnis daring pemasaran di SMKN 1 yang dinyatakan pagunya nol dan tidak ada nama pendaftar. Padahal jurusan lain di SMKN 1, ada nama dan jumlah para pendaftar.

Tak ayal, para pendaftar bingung dengan status pendaftaran mereka. Seperti yang dialami Melviana Ade Ivanda. Saat proses pendaftaran, dirinya memilih jurusan bisnis dan daring pemasaran sebagai pilihan pertama.



”Kemudian, saya lihat lagi, nama saya adanya di pilihan kedua. Saya kira benar-benar tersingkir dan pagunya penuh di jurusan pertama. Tapi saya cek, pagunya masih nol. Artinya saya bisa mendaftar kan?” ujar siswa MTs Roudlotul Uqul ini.

Dia menyatakan, hal serupa juga menimpa teman-temannya. ”Rencananya, saya mau ke sekolah menanyakan hal ini. Paling terkait transparansi pemeringkatan dan kejelasan kenapa di web, pagu pilihan pertama kok nol,” tambahnya.

Wakil Kepala Sekolah Bagian Hubungan Masyarakat (Waka Humas) SMKN 1 Budiono juga sempat mendapat pesan WhatsApp dari beberapa pihak terkait banyaknya jurusan yang dinyatakan nol pagu dan tidak melalui proses pemeringkatan. ”Padahal, kami sudah menyerahkan data ke Cabdin Jatim. Terus dapat informasi kalau masih proses input data,” kata dia.

Selain SMKN 1, ada juga jurusan dari SMKN lain yang mengalami hal serupa. Seperti jurusan tata boga dan desain fashion SMKN 3. Lalu ada SMKN 6 yang jurusan teknik komputer jaringan (TKJ)-nya juga demikian.

Pusat Informasi PPDB SMKN 6, Sulaiman Sulang, menyatakan juga sudah ada laporan yang masuk ke pusat informasi jika beberapa siswa yang memilih jurusan pilihan pertama tiba-tiba namanya masuk ke pilihan kedua. ”Tiba-tiba mau memilih jurusan tidak bisa, adanya yang di jurusan kedua. Kemudian, tidak ada aplikasi tukar jurusan. Adanya pilih sekolah. Nah, siswa akhirnya bingung mau pilih jurusannya, tapi tidak tersedia,” kata dia.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan teknisi SMKN 6 dan Cabdin Jatim Kota Malang-Kota Batu. ”Dijanjikan tanggal 20 bakal keluar (transparansi pemeringkatan) di web,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan SMK Provinsi Jawa Timur Dr Suhartono MPd menyatakan sudah berkoordinasi langsung dengan tim teknisi PPDB. ”Ini masih ditindaklanjuti dan belum bisa saya tentukan hasilnya,” kata dia, saat dihubungi.

Pewarta : Sandra Desi
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Indra Mufarendra