Jokowi Dicegat Warga Saat Kampanye di Asahan

 Jokowi

JawaPos.com – Calon Presiden (Capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menghadiri kampanye di Gedung Serba Guna Rambate Rata Raya, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (6/4). Sang petahana pun mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

Bahkan Jokowi harus beberapa kali turun dari mobil untuk menemui pendukungnya. “Harus turun menyalami dulu baru jalannya dibuka. Saya naik mobil lagi dicegat lagi, keluar lagi menyalami,” ucap Jokowi.

Hal itu yang lantas membuat Jokowi terlambat sampai di lokasi kampanye. “Tadi dari helipad sampai sini 4 kilometer. Harusnya 15 menit, tapi ini 1,5 jam. Karena di jalan dicegat terus. Bukan saya terlambat ya, harusnya saya sebelum jamnya sudah sampai. Tapi karena di jalan dicegat, mungkin ratusan ribu masyarakat,” sambung Jokowi.

Melihat tingginya antusiasme warga Asahan, Jokowi optimistis bisa mendulang 70 persen suara. Untuk itu, Jokowi meminta para pendukung dan simpatisannya agar terus bersemangat hingga pemungutan suara pada 17 April 2019.



“Di Kabupaten Asahan pada 2014, kami (Jokowi-JK) menang 53 persen. Tapi kalau melihat antusias hari ini di jalan sampai di gedung, saya memperkirakan di atas 70 persen,” ucap Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga meminta simpatisannya untuk meluruskan berita bohong yang beredar di masyarakat. Misalnya berita jika Jokowi-Maruf Amin menang maka azan dilarang, dan pendidikan agama akan dihapus. “Itu semua bohong, fitnah, harus dilawan, direspons, diluruskan. Jangan didiamkan,” tegas Jokowi.

Pada kampanyenya, Jokowi sempat melantunkan pantun. Peserta kampanye pun menyambut riuh pantun yang dibacakan Jokowi.

Berikut pantun Jokowi:

Tajam mata pedang diasah,
diasah tekun penuh harapan
Ini bukan datang biasa,
datang kesini karena cinta Asahan

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Khafidlul Ulum