Jokowi Berharap TPAKD Mudahkan Akses Kredit Masyarakat

JawaPos.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berharap, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang dibentuk oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat memberikan stimulus kepada masyarakat agar dapat mulai menyadari kemudahan dan manfaat akses lembaga keuangan.

“OJK mendorong lewat pembentukan tim percepatan akses keuangan daerah, agar daerah juga ikut bersama-sama memberikan dorongan pada masyarkat untuk gemar menabung dan juga mendorong agar mereka bisa, mudah mencari kredit di lembaga keuangan,” ujarnya saat ditemui di Hotel Mulia Jakarta, Selasa (10/12).

Presiden meminta, berbagai pihak mendukung tugas-tugas TPAKD termasuk kepala daerah dan kepala dinas di daerah untuk membangun kelompok-kelompok usaha kecil di masyarakat yang kemudian dicarikan akses pembiayaannya ke perbankan atau lembaga keuangan formal lainnya.

“Kita sangat penting sekali untuk menaikan literasi keuangan kita menaikan inklusi keuangan kita agar bisa akses ke keuangan, baik itu yang menampung maupun mendapatkan kredit dari lembaga perbankan dan keuangan,” tuturnya.

Menurutnya, pemerintah dan lembaga terkait harus meningkatkan literasi keuangan. Sebab, dengan melek literasi keuangan, bukan hanya dapat meningkatkan perekonoman keluarga, namun pelaku usaha mikro dan menengah dapat dengan mudah mendapatkan akses kredit untuk meningkatkan bisnis atau usahanya.

“Ini penting sekali, karena dari situ lah ekonomi keluarga, ekonomi mikro kita, ekonomi usaha kecil kita akan bisa naik kelas,” katanya.

Sebagai informasi, hingga November 2019 telah terbentuk 164 TPAKD dengan rincian 32 ditingkat provinsi dan 132 di tingkat kabupaten/kota yang telah menjalankan berbagai program kerja seperti perluasan akses keuangan melalui business matching kepada berbagai produk keuangan.

Melalui sinergi dengan berbagai pihak, beberapa program peningkatan akses keuangan sampai Oktober 2019 telah dilakukan antara lain kedit UMKM telah mencapai 20 persen dengan nilai sebesar Rp 1.102 triliun, KUR yang disalurkan mencapai Rp127,3 triliun atau mencapai 90,9 persen dari target 2019 sebesar Rp 140 triliun.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Romys Binekasri