Jika Jaksa Banding, Jefri Nichol: Saya Siap Hadapi

JawaPos.com – Vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terhadap Jefri Nichol membuat terdakwa lega dan menerima hasil putusan tanpa perlu berpikir panjang. Namun Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih pikir-pikir yang menandakan masih membuka kemungkinan untuk melakukan banding lantaran vonis hakim di bawah tuntutan Jaksa.

Aris Marasabessy, pengacara Jefri, mengatakan bahwa kliennya siap menghadapi kemungkinan terburuk andai dalam beberapa hari ke depan jaksa mengajukan banding karena tidak menerima hasil putusan hakim. Dia akan mempersiapkan langkah hukum lebih lanjut jika hal itu benar-benar terjadi.

“Kalau Jaksa berkeyakinan ada yang salah (dengan vonis hakim, Red) ya boleh saja (banding, Red). Tapi kalau kami sudah menerima,” ucap Aris saat ditemui usai sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (11/11).

Namun, jika jaksa tidak mengajukan banding, Aris memperkirakan Jefri akan menghirup udaha bebas paling lambat dalam 3 bulan ke depan karena majelis hakim menjatuhkan vonis 7 bulan rehabilitasi terhadap kliennya. Sementara, lelaki berusia 20 tahun tersebut sudah menjalani masa hukuman sekitar 4 bulan.

Aris dalam kesempatan itu juga mengatakan, pihaknya masih akan mempelajari kemungkinan Jefri bisa menjalani rehabilitasi jalan. Karena putusan hakim dianggap tidak memberikan perjelasan secara spesifik apakah rehab yang dimaksud adalah rehab jalan atau tidak. Aris dan tim kuasa hukum akan mempelajari aturan perundang-undangan yang mengatur tentang kebolehan rehab jalan.

“Kami akan usahakan untuk rehab jalan. Karena berdasarkan peraturan menteri bisa rehab jalan setelah 3 bulan. Tapi kami masih akan pelajari lagi,” tuturnya.

Jefri Nichol ditangkap di rumah kost-nya di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, pada 22Juli 2019 sekitar pukul 23.30 WIB. Dari tangan Jefri, polisi mengamankan barang bukti berupa narkoba jenis ganja seberat 6,01 gram yang disimpannya di kulkas.