Jembatan Gantung Berumur 100 Tahun di Bumiayu Kota Malang Butuh Perbaikan

Jembatan Gantung Junggul Bumiayu Kota Malang

KOTA MALANG – Jembatan gantung yang terletak pada kawasan Jl. Junggul Kelurahan Bumiayu Kecamatan Kedungkandang perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah Kota Malang. Bagaimana tidak, jembatan yang sudah berumur lebih dari 100 tahun itu kini menjadi cukup rawan untuk dilewati pengendara sepeda motor.

Aspal di Jembatan Gantung Bumiayu butuh perbaikan

“Kami sering melakukan perbaikan swadaya untuk membenahi jembatan ini. Bahkan kami juga membuka donasi kepada setiap pengendara yang lewat,” ujar Ridwan salah satu warga sekitar. Ia mengungkapkan biaya perawatan jembatan bahkan banyak terbantu dari pengendara sepeda motor yang biasanya melewati jembatan gantung tersebut.

Dikatakan Ridwan masyarakat setidaknya patungan dan membuka donasi 6 bulan sekali atau setahun sekali. Dana tersebut untuk menambal jembatan yang keropos.

“Kalau sering patungan dan membuka donasi nanti malah membeli barang yang tidak tahan lama. Jadi sekalian patungan dalam jangka waktu yang agak lama karena dalam satu kali patungan dan donasi setidaknya bisa mengumpulkan uang sampai Rp 500 ribu,” jelasnya.

Menurutnya Pemerintah Kota Malang masih sangat jarang untuk turun melihat kondisi jembatan tersebut. Hal ini juga dibenarkan oleh Lurah Bumiayu Siswanto Heru ketika dikonfirmasi oleh radarmalang.id. “Masyarakat memang sering swadaya sendiri. Jembatan junggul sendiri juga cukup dibutuhkan oleh masyarakat untuk menghindari kemacetan,” ungkap Heru.

Jembatan ini menurut Heru juga merupakan salah satu akses yang cukup diandalkan oleh masyarakat Mergosono dan Bumiayu. “Terlebih jika jembatan di Jalan Lembayung dan Mergosono gang satu ditutup karena ada hajatan. Jembatan Junggul dipastikan bisa macet juga,” tandasnya.

Pewarta : Choirul Anwar
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto : Choirul Anwar