Jelang Tahun Baru, Jalur Menuju Puncak Bogor Macet

JawaPos.com – Menjelang perayaan malam pergantian tahun baru, arus lalu lintas menuju kawasan wisata Puncak Bogor mulai padat. Tepatnya di Simpang Pos Polisi Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama mengatakan situasi padat kendaraan itu terjadi sejak pukul 06.00 WIB dari exit Tol Ciawi sepanjang 2 kilometer.

Dikatakannya, iring-iringan kendaraan dari Jakarta menuju ke Puncak sudah meningkat sejak pagi tadi. Itu terjadi karena kawasan Puncak Bogor masih menjadi tempat wisata favorit, terutama pada malam pergantian tahun.

Jelang malam tahun baru volume kendaraan menuju Puncak, Bogor meningkat (Istimewa)


“Sejak pagi sudah mulai padat kendaraan menuju puncak. Untuk itu kami segera melakukan pengaturan arus lalu lintas menuju kawasan itu,” ujar Hasby, Sabtu (29/12).

Pengendara pun diharapkan memerhatikan titik-titik rawan macet menuju Puncak Bogor. Seperti simpang Pasir Muncang, Simpang Pasir Angin, Simpang Mega Mendung, Simpang Taman Wisata Matahari, Simpang Taman Safari, dan Simpang Warung Kaleng.

Tiga hari sebelum perayaan tahun baru ini, pihak kepolisian Polres Bogor menyiapkan pengaturan arus lalu lintas. Seperti memberlakukan sistem satu arah dari Jakarta menuju kawasan Puncak lebih awal dari jadwal biasanya yaitu mulai pukul 07.00 WIB.

“Kami sudah memberlakukan sistem satu arah puncak lebih awal. Karena kepadatan  kendaraan terus meningkat. Satu arah ini kita lakukan sampai pukul 12.30 WIB namun sifatnya situasional,” ujarnya.

Sebanyak 250 personel kepolisian pun diterjunkan untuk mengatur arus lalu lintas di kawasan puncak. Personel itu terdiri dari lalu lintas, Sabara dan anggota Polsek Ciawi, Megamendung, maupun Cisarua Puncak.

Hasby mengimbau kepada masyarakat pengendara yang akan menuju Cianjur, Cibodas, Ciloto, Taman bunga maupun ke Bandung dan sekitarnya sebaiknya menggunakan jalur alternatif via Jonggol maupun Sukabumi.

Dia pun mengimbau kepada masyarakat yang akan menuju perjalanan dari Bogor ke Cianjur sebaiknya menggunakan jalur alternatif melalui jalur Jonggol Cileungsi dan Cibubur dengan jarak 86 kilometer maupun Tol Bocimi via sukabumi.

“Agar pengendara tidak terbebas macet, silahkan gunakan jalur-jalur alternatif,” kata dia.

(wiw/JPC)