Jelang Pilkades, Makin Waspadai Botoh

KOTA BATU – Kurang dari satu bulan ke depan, 11 desa di Kota Batu bakal melangsungkan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak. Kemarin (18/9), para calon kepala desa (cakades) dari tiga desa di Kecamatan Batu melangsungkan Deklarasi Damai.

Tiga desa yang melangsungkannya yakni Desa Sumberejo, Oro-Oro Ombo, dan Sidomulyo. Total ada 14 cakades yang mengikuti rangkaian tersebut.

Camat Batu Yopi Supriadi memastikan jika pengawas pilkades di tingkat kecamatan sudah siap melakukan pengawalan. Pihaknya juga bekerja sama dengan TNI dan anggota Polres Batu untuk menjaga kondusivitas pilkades.

Rencananya, pada 2 Oktober mendatang, pesta demokrasi di tingkat desa itu akan digeber. Dia menyebut ada 400 personel gabungan yang bakal bersiaga di tiga desa.

”Ya kurang lebih segitu (yang disiagakan). Sebab, iklim pilkades ini banyak yang harus diwaspadai, salah satunya yakni praktik botoh (judi),” kata dia.

Untuk menekan potensi pelanggaran itu, seluruh cakades juga dilibatkan dalam ikrar melawan praktik botoh. ”Saya kira mereka (cakades) paham tentang ikrar yang disampaikan.  Sementara untuk menghindari konflik, saya pastikan panitia pengawas dari kecamatan sangat netral,” imbuh Yopi.

Di sisi lain, Kasubbag Pemerintahan Desa Bagian Pemerintahan Setda Kota Batu Abdul Salam menambahkan bila deklarasi tersebut memang menjadi salah satu tahapan yang harus dilalui semua cakades.

Khusus untuk tahapan kampanye, dia menjelaskan jika saat ini model kampanye lewat media sosial turut diperbolehkan. Namun, dia mengimbau agar para cakades menghindari broadcast atau ajakan untuk hal-hal yang mengundang massa. ”Untuk kampanye lewat medsos kami persilakan,” pungkasnya.

Pewarta : Miftahul Huda
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Bayu Mulya