Jelang Pemilu, Menkum HAM: Stop Hoax

KOTA BATU – Hadir sebagai salah satu pemateri dalam acara seminar kebangsaan di Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia (YPPII) Kota Batu kemarin (27/3), Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly banyak menyinggung tentang peredaran berita hoax. Selama ini, dia mengaku masih banyak menemukan berita dengan sumber dan data yang telah dimanipulasi.

Khusus menjelang Pemilu 2019, dia berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi lewat sejumlah berita. ”Ya kalau bisa jangan (hoax), artinya, bermain benar saja. Jangan menyampaikan kabar bohong,” kata dia. Yasonna juga turut berkomentar tentang kasus pencabulan yang terjadi di SD Negeri 1 Kauman Kota Malang.

Pria asal Tapanuli Tengah itu mengaku menyayangkan kasus tersebut. ”Kasus itu biarlah kepolisian saja yang menangani,” imbuhnya. Kepada sejumlah awak media, dia juga menegaskan bila budaya jual beli kamar di lembaga pemasyarakatan sudah ditindaklanjutinya.

”Kalau ada temuan mafia sel, saya akan tindak tegas. Ini saya juga selalu berangkat bareng bersama kepala dirjen,” tegas dia. Sebelumnya, sejumlah kabar mengenai kasus tersebut memang mencuat di beberapa media. Tindakan tegas sudah ditunjukkan Kemenkum HAM dengan memindahkan sejumlah terpidana.

Pewarta               : Miftahul Huda
Copy Editor         : Dwi Lindawati
Penyunting         : Bayu Mulya