Jelang Keluarnya Penilaian Pansel Open Bidding Sekda Kota Batu: Chori Jago Kuat, Zadim Menonjol

Balai Kota Among Tani Kota Batu.

KOTA BATU – Siapa yang terbaik dalam open bidding atau lelang jabatan sekretaris daerah (sekda) Kota Batu tinggal menghitung hari. Tepatnya 17 Juli mendatang, hasil penilaian panitia seleksi (pansel) terhadap lima calon yang mengikuti seleksi hingga tahap akhir bakal keluar. Rapor tersebut akan diserahkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Hanya ada tiga nama yang bakal diadu. Yakni mereka yang mendapat nilai terbaik selama tahapan seleksi dan tentu saja penilaian khusus dari Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. Dari tiga nama kandidat itu, akan dipilih dan ditetapkan gubernur Jawa Timur Soekarwo sebagai sekda definitif Kota Batu.

Lima calon yang berebut kursi sekda Kota Batu tersebut adalah M. Chori, kepala badan perencanaan pembangunan daerah (bappeda); Zadim Efisiensi, kepala Badan Keuangan Daerah (BKD); Sugeng Pramono, kepala dinas pertanian; Abdillah Alkaf kepala dinas penanggulangan kebakaran; dan Eko Suhartono kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Batu.

Sumber di internal Pemkot Batu memastikan, di antara tiga nama yang digadang-gadang menjadi sekda Kota Batu, hingga kini masih gencar mencari sokongan.

”Last minutes (menit-menit terakhir, Red) bisa sangat berarti. Karena itu, ada yang terus nempel wali kota,” terang sumber yang enggan disebutkan namanya.

Meski penetapan sekda Kota Batu ada tangan gubernur Jatim, namun penilaian Dewanti sebagai wali Kota Batu juga jadi penentu.

Dia lantas mencontohkan hadirnya Zadim mendampingi wali kota saat bertemu dengan pedagang kaki lima (PKL) di Alun-Alun Kota Batu, Selasa (10/7). Padahal, persoalan PKL tersebut tak ada kaitannya langsung dengan Zadim sebagai kepala BKD. Selain itu, dalam beberapa acara di luar dinas, Zadim juga dilibatkan.

Meski demikian, sumber koran ini melanjutkan, prestasi Zadim di lingkungan Pemkot Batu terbilang moncer.

”Pak Zadim ini yang bisa mengamankan pendapatan pajak dan Kota Batu mendapatkan wajar tanpa pengecualian (WTP) dari penilaian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Peluangnya melenggang menjadi sekda cukup besar,” beber sumber tersebut.

Tetapi, melihat kedekatan serta kemampuan M. Chori dalam mengelola anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) juga tidak bisa dipandang sebelah mata.

”Pak Chori itu spesialis administrasi dan konsep. Dan yang utama, selama ini yang nyusun APBD, dana alokasi khusus (DAK), serta membereskan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) ya beliau ini,” imbuh sumber tersebut. Sehingga banyak pejabat yang meyakini Chori sebagai jago terkuat sekda Kota Batu.

Bagaimana dengan kandidat lainnya? Salah seorang pejabat lainnya menilai, Sugeng adalah sosok kuda hitam. Sementara Eko punya nilai plus sebagai lulusan terbaik nasional saat pendidikan dan pelatihan kepemimpinan (diklatpim) tingkat II yang pesertanya dari Madura dan Surabaya.

”Pak Eko memang cerdas, tapi peluangnya tipis,” terangnya tanpa memberi alasan lebih jauh.

Sementara itu, Pejabat (Pj) Sekda Kota Batu Eddy Murtono menjelaskan, setelah tiga nama dikirimkan ke KASN, selanjutnya peserta open bidding terbaik akan ditetapkan oleh gubernur. Tiga nama dengan nilai terbaik juga direkomendasi Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko.

”Saya kira, setiap kepala daerah punya hak memberikan rekomendasi yang menjadi pertimbangan gubernur dalam menentukan sekda definitif,” pungkas Eddy.

Pewarta: Aris Dwi
Penyunting: Achmad Yani
Foto: Bayu Eka