Jelang Idul Fitri, Penjualan Elektronik Membaik

JawaPos.com – Kurs dolar yang relatif stabil tahun ini berdampak positif terhadap penjualan alat elektronik. Lebaran yang tiba pada awal bulan depan juga membuat kinerja ritel elektronik meningkat. Untuk memaksimalkan peluang itu dan mendongkrak penjualan, UFO menghelat pameran di pusat perbelanjaan.

Direktur UFO Elektronik Poedji Harixon menyatakan bahwa penjualan periode Januari–Mei lebih baik ketimbang periode yang sama tahun lalu. ’’Ada pertumbuhan penjualan pada kisaran 10 persen,’’ tuturnya di sela pameran elektronik di Tunjungan Plaza, Rabu  (22/5).

Selain karena kurs dolar tidak lagi gonjang-ganjing, sales alat elektronik naik karena daya beli masyarakat meningkat.

Menjelang Idul Fitri, seperti tahun-tahun sebelumnya, permintaan alat elektronik juga meningkat. Terutama air conditioner (AC), kulkas, dan televisi. Penjualan AC, menurut Poedji, tumbuh sampai 20 persen. Sebab, belakangan suhu udara Surabaya semakin panas. Angka penjualan kulkas juga tumbuh sekitar 15 persen.



’’Kami yakin mendekati Lebaran ini kinerja UFO lebih baik lagi karena masyarakat butuh alat elektronik baru,’’ paparnya.

Poedji menargetkan penjualan 1.500 unit televisi dan 1.000 unit AC dalam pameran yang dihelat mulai kemarin sampai 26 Mei mendatang itu. Dia berharap UFO bisa mempertahankan growth pada kisaran 10 persen sampai akhir tahun.

Untuk menyiasati persaingan yang ketat, UFO pun merambah penjualan dalam jaringan (daring). Selain bekerja sama dengan e-commerce, UFO juga memiliki aplikasi penjualan. Menurut Poedji, penjualan daring dan penjualan konvensional punya segmen sendiri-sendiri. Untuk barang-barang dengan harga tidak terlalu mahal, penjualan daring lebih unggul. ’’Tapi, kalau barang besar, mau tidak mau orang harus lihat dulu barangnya sebelum beli,’’ tegasnya.

Secara terpisah, Branch Manager Panasonic Surabaya Dwi Hariyanto menjelaskan bahwa elektronik adalah industri yang diproyeksi tumbuh pesat tahun ini. Karena cepatnya teknologi berkembang, tren perubahan alat elektronik juga pesat.

’’Pada tahun fiskal 2019 ini, kami telah menyiapkan strategi agar tidak kalah dengan kompetitor,’’ terangnya. Strategi yang dia maksud adalah penambahan produk baru dan jaringan servis.

Editor : Mohamad Nur Asikin