Jelang Comeback, BTS Cetak Rekor Berkat ‘Black Swan’

RADARMALANGID – Boyband BTS merilis lagu baru, ‘Black Swan’ pada Jumat (17/1) sore kemarin. Hanya beberapa jam setelah dirilis, lagu yang menjadi bagian dari album mendatang ‘Map of the Soul: 7’ langsung naik ke puncak tangga musik dunia.

Pada Sabtu (18/1) pagi, lagu itu telah mencapai posisi nomor satu di setidaknya 93 negara termasuk Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Inggris, Prancis , Jerman, Brasil, Argentina, Arab Saudi, India, Rusia, dan lainnya. Menurut laporan Soompi (18/1), capaian ini menjadi yang tertinggi bagi boyband asal Korea Selatan itu.

Sebelumnya, BTS telah memecahkan rekor mereka sendiri untuk prajual album ‘Map of the Soul: 7’ awal pekan ini. Album yang baru akan dirilis pada 21 Februari mendatang itu sudah dipesan sebanyak 3 juta kopi lebih, hanya seminggu sejak penjualan dibuka.

Pada 2019, album BTS sebelumnya ‘Map of the Soul: Persona’ dipesan 2,6 juta kopi di minggu pertama. Kini, rekor dipecahkan sendiri oleh BTS, dengan 700 ribu kopi lebih banyak.

Perilisan lagu ‘Black Swan’ kemarin diiringi dengan peluncuran video musik. ‘Black Swan’ merupakan eksplorasi diri BTS sebagai seniman dan juga kelanjutan dari album ‘Map of the Soul: Persona’ pada 2019 yang terinspirasi dari teori psikiater Swiss Carl Jung.

‘Black Swan’ merupakan lagu hasil paduan beat drum dengan alunan gitar serta hip-hop yang bernuansa emo. Video tersebut juga diambil dengan latar belakang teater yang kosong dan bobrok sehingga menambah suasana mistik.

Video musik ‘Black Swan’ menampilkan tarian modern oleh MN Dance Company yang berbasis di Slovenia. Video tersebut juga menjadi salah satu seni modern dari BTS seiring peluncuran proyek pameran seni rupa modern Connect, BTS di London pekan ini.

‘Black Swan’ juga merupakan lagu yang berbeda, lebih kaya akan narasi daripada lagu-lagu BTS sebelumnya, mengajak penggemar yang kerap disapa ARMY ini untuk mencintai diri sendiri.

Lagu serta video tersebut terinspirasi dari Martha Graham, seorang penari serta koreografer modern legendaris Amerika.

“Seorang penari meninggal dua kali. Salah satunya adalah ketika mereka berhenti menari. Kematian ini lebih menyakitkan,” demikian pernyataan Martha yang menjadi pembukaan video BTS tersebut.

Penulis: Elsa Yuni Kartika
Foto: Soompi, Los Angeles Times