Jaringan Pedofil Mangsa 546 Pemuda Afghanistan

JawaPos.com – Afghanistan tak hanya menyimpan jaringan kelompok ekstremis. Mereka juga menyimpan jaringan pedofil yang beroperasi leluasa. Di Provinsi Logar, 546 pemuda sudah menjadi korban dari para predator itu.

Logar Youth, Social, and Civil Institution mengatakan, ratusan remaja itu datang dari enam sekolah di dalam provinsi. Pelaku terkadang mengunggah video seksual mereka di Facebook. Unggahan itu membuat lima keluarga membunuh anaknya sendiri karena malu. Dua korban lainnya terbunuh tanpa tahu siapa pelakunya.

”Korban yang sudah kami ajak bicara berada di rentang usia 14–20. Mereka dilecehkan di tempat yang seharusnya aman (bagi anak-anak, Red),” ujar Mohammad Mussa, pekerja sosial di Logar Youth, Social and Civil Institution, seperti yang dilansir The Guardian.

Jaringan pedofil tersebut diduga melibatkan guru dan kepala sekolah serta beberapa aparat. Sampai saat ini, sudah ada seratus video yang terunggah di media sosial. Namun, Mussa merasa ada ribuan kejadian yang tak terungkap.

Di Afghanistan, perzinaan sesama jenis tentu hal yang terlarang. Karena itu, pelaku beraksi secara terorganisasi untuk menghindari ganjaran yang berat. Mereka juga mengancam korban untuk melakukan sesuatu yang ilegal seperti menjual narkoba. ”Jika tidak, video pemerkosaan mereka akan disebarkan,” ungkap Mussa.