Jangan Kebanyakan Makan Nasi, Atau …..

Terapkan 5 Pola Makan Sehat Guna Tangkal Penyakit Usai Lebaran

KOTA MALANG – Mengedukasi masyarakat agar hidup sehat terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Malang. salah satu upaya untuk membangun hidup sehat adalah dengan menata pola makan. hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Dr dr Tri Asih Rachmi Nuswantari MM.

“Karena semua (Penyakit) itu kan asalnya kalau kita melihat itu kan akibat dari makanan yang tidak tertata,” paparnya.

Asih lebih memilih menggunakan kata tertata daripada kata teratur karena edukasi yang harus diketahui masyarakat bukan hanya keteraturan dalam pola makan tapi tentang apa saja yang dianjurkan dimakan seseorang dalam sehari.

“Maka dari itu kita harus menata apa yang mau kita makan,” tegas Asih.

Asih mencontohkan, menu nasi yang selama ini selalu jadi menu pembuka pada saat kita makan tidak tepat, sehingga kebiasaan tersebut harus diubah. “Kita sementara ini harusnya sayur atau buah dulu, karena ternyata karbohidrat itu kalau terlalu banyak dia akan merugikan tubuh,” paparnya.

Nasi yang terlalu banyak menurutnya hanya akan diubah menjadi Trigliserida atau lemak jahat dalam tubuh. “Memang harus ada, tapi jangan yang dominan banyak,” kata wanita berkacamata ini.

Lebih lanjut, pihaknya mengaku mulai menyosialisasikan dan mengajarkan kepada masyarakat hal sederhana namun berguna semacam ini. Porsi yang tepat tentu akan membuat tubuh kita lebih sehat, dimana porsi yang baik menurut Dinas Kesehatan Kota Malang adalah dalam satu piring berisi setengah piring buah dan sayur, setengahnya lagi berisi sepertiga lauk pauk seperti ikan, daging dan dua pertiganya makanan pokok.

“Pokoknya porsi sayur dan buah harus lebih banyak dari pada makanan pokok,” tutupnya. Program ini sendiri dinamakan PiringKu oleh Dinas Kesehatan Kota Malang.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Penyunting : Shuvia Rahma