Jangan Jadi Mahasiswa Kupu-Kupu, Ini Penjelasan LLDIKTI

 

 

KOTA MALANG – Mendapatkan IPK bagus menjadi dambaan mahasiswa. Mereka berpikir, IPK bagus bisa memudahkan mereka mendapatkan pekerjaan.

 

Tapi, menurut Sekretaris LLDIKTI Wilayah VII Dr Widyo Winarso MPd mengatakan bahwa, hal tersebut tidak selalu berlaku di era sekarang ini.

 

“Yang dikejar itu selalu IPK. Saya katakan IPK bagus memang baik. Tapi itu tidak cukup,” ujar Widyo di depan ribuan mahasiswa baru (maba) peserta Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), Senin (9/9).

 

Ia beralasan perusahaan saat ini, mencari pekerja yang mempunyai kecakapan berkomunikasi, kemampuan bekerjasama dan soft skill lainnya. Semua hal itu, lanjut ia, lebih banyak diperoleh dari luar bangku kuliah.

 

“Kalau jadi mahasiswa kuliah pulang kuliah pulang (Kupu-kupu) dapat apa? perusahaan itu melihat soft skill. Makannya, saya bilang ini bukan pilihan tapi keharusan (untuk mengikuti kegiatan ekstrakulikuler,” ujarnya.

 

Ia juga mencontohkan, ketika mengikuti Pekan Kreatifitas Mahasiswa (PKM), mahasiswa bakal mendapatkan skill berkomunikasi dan bekerja sama yang baik.

 

Perlu diketahui, PKKMB ITN digelar selama empat. Mulai hari ini, hingga Kamis (12/9). Selain dari LLDIKTI, Wali Kota Malang Sutiaji juga dijadwalkan mengisi materi.

 

 

Pewarta: Bob Bimantara Leander

Foto: Bob Bimantara Leander

Editor : Indra M