Jangan Anggap Remeh Masalah Mata Kering, Ini Kata Dokter

JawaPos.com – Padatnya aktivitas setiap hari terkadang membuat mata menjadi lelah dan kering. Akibatnya penglihatan mata sedikit buram, gatal, dan rasanya bisa tak nyaman. Ternyata, sebanyak 20-50 persen masyarakat di dunia bisa mengalami gejala mata kering lho!

Mata kering merupakan sebuah kondisi lapisan mata manusia mengalami ketidakseimbangan. Jika didiamkan secara terus-menerus, maka akan mengakibatkan kerusakan pada bola mata. Banyak orang yang mengalami mata kering memiliki beberapa gejala yang bisa dirasakan. Ketika sudah mulai dirasakan, ada baiknya seseorang peka dan tidak memaksakan matanya untuk terus bekerja.

Dokter Spesialis Mata Dry Eye Center dari Jakarta Eye Center, dr. Nina Asrini Noor, Sp.M menjelaskan, mata kering merupakan kondisi hilangnya keseimbangan komponen air mata yang ditandai dengan berbagai gejala. Mulai dari air mata menjadi tidak stabil, peningkatan kekentalan air mata, hingga kerusakan atau peradangan pada permukaan mata. Aktivitas dengan atensi visual atau fokus tinggi dalam durasi waktu lama, seperti menatap monitor atau gawai, dapat menjadi faktor penyebab mata lelah dan kering.

Terlalu lama di depan komputer atau laptop bisa menyebabkan mata kering. (Health center)

“Mata kering adalah suatu kondisi di mana lapisan kondisi air mata kita mengalami ketidakstabilan atau kehilangan keseimbangan. Sehingga mengalami gangguan dipengaruhi faktor dan disertai gejala, disertai permukaan bola mata kita,” kata dr. Nina dalam diskusi di Jakarta baru-baru ini.

Data yang diperoleh dari keluhan pasien yang berkonsultasi setiap hari, ada 30,6 persen pasien mengeluhkan gejala mata kering pada 2017. Sebuah data mencatat, prevalensi mata kering di dunia tercatat sekitar 20-50 persen.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa mata kering merupakan permasalahan kesehatan yang bertumbuh secara signifikan di seluruh dunia,” tutur dr. Nina.

Ternyata mata kering saat ini bukan hanya disebabkan oleh faktor usia, tetapi bergeser pada gaya hidup. Sebuah data dari Universitas Alabama menyatakan, masalah penglihatan yang tidak terkoreksi (salah satunya mata kering) dapat mengurangi produktivitas hingga 29 persen. Pada kondisi tertentu, permasalahan mata kering yang diabaikan dapat menurunkan kualitas pada hidup.

“Sebelumnya, mata kering disebabkan oleh sejumlah faktor pendorong seperti degeneratif, ketidakstabilan hormon dan penggunaan obat-obatan. Namun demikian, gaya hidup seperti juga meningkatkan risiko mata kering,” jelas dr. Nina.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani