Jaminan Sudirman, Sandi Tak Akan Tampil Agresif Saat Debat Cawapres

JawaPos.com – Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional, Prabowo-Sandi, Sudirman Said menjamin Sandiaga Uno tak akan tampil menyerang saat debat cawapres nanti. Selain karena sifat santun bawaannya, status calon lawan, KH Ma’ruf Amin yang tak lain merupakan ulama turut menjadi faktor.

“Sudah pasti tidak akan menyerang. Karena anda tahu, dua kali debat pun yang lebih menyerang adalah paslon 01. Orang pada bertanya, kok petahana serasa penantang. Sementara Pak Prabowo-nya santai, joget-joget,” katanya saat dijumpai di Posko Pemenangan Prabowo-Sandi, Jalan Pamularsih, Kota Semarang, Kamis (14/3).


“Apalagi Pak Sandi yang memang beliau lebih muda. Kemudian, orangnya aslinya memang santun, tidak punya karakter agresif. Pak Sandi sangat menghormati Pak Cawapres 01, Pak Ma’ruf,” tambahnya.

Sudirman menyampaikan bahwa pihaknya juga tidak dalam mood menjatuhkan lawan dengan segala pertanyaan menjebak saat debat nanti. Karena, ia meyakini masyarakat juga tidak suka dengan pola macam itu.

Berdasarkan pengalaman kemarin, saat Prabowo maju debat, yang ada saat capres mereka malah mendapat simpati dari masyarakat. Terutama jika berupaya meresponnya dengan santai. “Tergantung apakah yang disampaikan kedua cawapres itu cukup meyakinkan masyarkat, menjawab persoalan sekarang atau tidak. Itu yang jadi pertaruhan saya kira,” tegasnya.

Lebih jauh, soal materi debat Sudirman mengklaim bahwa pihaknya juga tidak ada persiapan khusus. Sandi, menurutnya, sudah familiar dengan tema yang akan diangkat pada debat 17 Maret mendatang.

Tema-tema debat, lanjut eks Menteri ESDM itu, merupakan hal-hal yang hampir setiap harinya dihadapi dan disampaikan oleh Sandi dalam tiap kampanyenya. Sebagaimana diketahui, tema dalam debat besok adalah pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya. 

“Kami menjadi ringan karena tidak ada hal baru karena sudah memahami tetapi lebih kepada meng-update,” pungkasnya.

Editor           : Sari Hardiyanto

Reporter      : Tunggul Kumoro