'Jaksa Sahabat Guru', Ikhtiar Melindungi Pendidik dari Kriminalisasi








JawaPos.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat me-launching program ‘Jaksa Sahabat Guru’. Tujuannya adalah untuk membangun sinergitas dalam aspek pendidikan.







Kepala Seksi Intel Kejari Depok, Kosasih mengatakan ‘Jaksa Sahabat Guru’ merupakan wujud bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan. Selain, sebagai lembaga pemerintahan yang melaksanakan tugas penuntutan, juga harus menyelenggarakan peningkatan kesadaran hukum masyarakat.









“Baik itu kepada instansi pemerintah, stakeholder, BUMN, BUMD, masyarakat, dan termasuk guru,” ujar dia melalui siaran persnya kepada JawaPos.com, Rabu (24/10).







Dijelaskan Kosasih, saat ini guru seringkali dibebani dengan tugas-tugas administrasi pendidikan. Termasuk pula pengelolaan keuangan pendidikan.







“Maka dari itu, kehadiran program ini diharapkan bisa kinerja dan pengelolaan anggaran di dunia pendidikan provinsi Jawa Barat, tak terkecuali Kota Depok,” beber Kosasih.

Kosasih menambahkan, ke depannya, program ‘Jaksa Sahabat Guru’ akan berperan agar guru dapat dibekali dengan ilmu tentang prinsip pengelolaan keuangan yang benar. Termasuk optimalisasi fungsi pengawasan yang baik dan bersifat membangun.







“Sehingga dapat menghindari peluang terjadinya ‘kriminalisasi’ guru dalam melaksanakan tugas pengelolaan keuangan,” pungkasnya.
















(yes/JPC)