Jadi Korban Skimming ? Ini Alur Yang Disarankan Bagi Nasabah Bank

foto : www.thedigitaltransformationpeople.com

KOTA MALANG – Siapa saja bisa jadi korban pembobolan saldo rekening (skimming). Karena itu, begitu menjadi korban skimming, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

Sugeng Muryono, Manajer Operasional Bank Rakyat Indonesia (BRI) Malang Martadinata mengatakan, nasabah yang jadi korban harus melapor ke pihak bank.

Laporan bisa dilakukan di unit kerja bank terdekat. Atau bisa juga melalui call center.

“Nanti tim kantor pusat kami yang akan lakukan penelitian,” tuturnya.

Secara IT, tim di kantor pusat tiap bank biasanya sudah dilengkapi alat untuk deteksi masalah tersebut.

Jika indikasi skimming itu terbukti, bank akan langsung melaporkan ke pihak kepolisian. Sementara pihak cabang akan menangani nasabah yang terkena musibah.

“Intinya pihak bank akan menjamin dana nasabah aman,” tutupnya.

Untuk BRI, hal tersebut dilayani Sekretariat Kantor Pusat (SKP). Case by case penelitian dijalankan, termasuk log transaksi, dan data lainnya dari nasabah.

Yang bisa memutuskan sebuah kasus nasabah itu skimming atau bukan hanyalah dari pihak kantor SKP BRI. Jika terbukti masalah tersebut bukan karena kelalaian nasabah, maka pihak bank bakal mengurus saldo yang hilang.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido

Editor : Indra M