Irdiana Kusumawati, Jangan Lupakan Sejarah

Irdiana Kusumawati, Jangan Lupakan Sejarah

Sejak mengambil jurusan ilmu hukum di salah satu perguruan tinggi negeri di Jawa Timur, Irdi semakin tertantang untuk menggali fakta sejarah. Yang dibaca kebanyakan sejarah Indonesia, khususnya perjuangan kemerdekaan. Dengan belajar perjuangan para pahlawan, Irdi belajar banyak hal. ‘’Pejuang zaman dulu bersatu dari berbagai latar belakang untuk merebut kemerdekaan yang bisa kita nikmati hingga sekarang, itu yang membuat saya salut,’’ ujar dia.

Dara yang tinggal di Desa Maindu, Kecamatan Montong itu mengatakan, dengan belajar sejarah seseorang akan paham dengan identitasnya. Irdi mengatakan, kemerdekaan diraih karena pendahulu bangsa ini memprioritaskan kepentingan gotong royong. Semua elemen, suku, ras, dan agama saling bahu membahu untuk mengusir penjajah. ‘’Nilai gotong royong itu yang kini perlu dipupuk kembali,’’ tambahnya. 

Aktivis salah satu organisasi pergerakan mahasiswa itu mengatakan, selain bacaan sejarah, dia juga memfavoritkan tulisan tentang biografi seorang tokoh revolusi. Menurutnya, sejumlah bacaan tentang tokoh seperti Soekarno, Tan Malaka, dan HOS Cokroaminoto menarik untuk dipahami ideologi dan pemikirannya. ‘’Membaca sejarah membangun pemikiran kritis,’’ tegas dia.

(bj/yud/wid/faa/JPR)