Iran Tuding AS Dalang di Balik Unjuk Rasa Masif

Iran Tuding AS Dalang di Balik Unjuk Rasa Masif

Dalam pernyataan di situs resmi dan laporan yang disiapkan untuk Presiden Hassan Rouhani, Kementerian Dalam Negeri Iran menyatakan, unjuk rasa yang telah dimulai pada tanggal 28 Desember 2017 dan berlangsung sekitar satu minggu itu merupakan aksi protes yang disebabkan karena hilangnya kepercayaan masyarakat.

Seperti dilansir Anadolu Agency, Kamis, (25/1), Institusi dan instansi negara, menurut laporan itu, tak dapat mengatasi permasalahan masyarakat. Itu menyebabkan ketidakpuasan massal dan perselisihan sosial.

Unjuk Rasa di Iran
(Reuters)

Laporan tersebut juga mengungkapkan beberapa negara, terutama Amerika Serikat (AS), berperan aktif dalam peristiwa-peristiwa dalam unjuk rasa tersebut.

Aksi protes yang berlangsung sejak 28 Desember 2017 tersebut memprotes peningkatan inflasi dan pengangguran, yang menyebar di seluruh penjuru negeri. Dalam waktu singkat, protes berubah menjadi sebuah gerakan antirezim.



Aksi protes antipemerintah itu menyebar di sejumlah kota seperti Tehran, Kermanshah, Sanandaj, Zanjan, Ahvaz dan Provinsi Arak.

Sebanyak 23 orang tewas dan lebih dari seribu pengunjuk rasa ditahan oleh pasukan keamanan.


(met/JPC)