Inisiator Go Green Raih Kalpataru, Sutiaji Beri Apresiasi

Sutiaji dan istri.

MALANG KOTA – Penghargaan tertinggi di bidang lingkungan diraih oleh inisiator Kampung Glintung Go Green (3G), Kota Malang, Bambang Irianto. Penghargaan tersebut adalah penghargaan Kalpataru dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Hal ini berdasarkan Surat Keputusan LHK Nomor 294/MENLHK/PSKL/PSL.3/6/2018 tentang Penerima Penghargaan Kalpataru Tahun 2018, tertanggal 29 Juni 2018.

Bambang mendapatkan penghargaan karena dinilai sukses menyulap Kampung Glintung yang ramah lingkungan. Salah satu hal inovatif di kampung ini adalah gerakan menabung air yang mampu meminimalisasi banjir. Selain meraih Kalpataru, Bambang pernah mempresentasikan kampungnya di Guangzhou Award, Tiongkok.

Plt Wali Kota Malang Sutiaji mengapresiasi prestasi yang diraih Bambang. Dia berharap, semakin banyak warga di Kota Malang yang berprestasi seperti Bambang.

”Awalnya ini karena usaha yang sederhana dan terus menerus, dan sekarang sudah mendunia. Mungkin Kota Malang tidak memberi reward, tapi dunia yang memberi reward,” kata Sutiaji dalam konferensi pers di Rumah Makan Kertanegara tadi malam (13/7).


Sementara itu, Bambang Irianto yang tadi malam ditemani sang istri Handayani menyatakan, untuk mengembangkan Kampung Glintung, pihaknya menggandeng beberapa stakeholder seperti Universitas Brawijaya dan Universitas Islam Malang (Unisma).

”Saya berharap wali kota bisa memfasilitasi dalam melakukan gerakan menabung air, karena kita tidak ingin Malang banjir. Percuma dapat Kalpataru, tapi Malang tetap banjir,” kata Bambang.

Menurut Bambang, salah satu yang bisa dilakukan adalah mewajibkan masyarakat dan perusahaan untuk membuat biopori. ”Kalau melanggar, jangan dikeluarkan izin mendirikan bangunannya (IMB),” pungkasnya.

Pewarta: Gigih Mazda
Penyunting: Irham Thoriq
Foto: Darmono