Ini, Tujuh Langkah Jadikan Malang Kota Kreatif

Balai Kota Malang.

ok/abm
KOTA MALANG – Geliat ekonomi kreatif menjadi perhatian Wali Kota Malang Sutiaji. Untuk menggenjot ekonomi kreatif kian berkembang, Sutiaji bersama Komite Ekonomi Kreatif telah membuat road map untuk tiga subsektor industri kreatif. Yakni film animasi dan videografi, kuliner, serta aplikasi dan games.

”Kami sudah ajak jagongan dan ngobrol pendalaman dengan komunitas kreatif Kota Malang yang notabene anak-anak muda,” terang Sutiaji kemarin.
Kepada pelaku ekonomi kreatif, Sutiaji mengutarakan, melalui pemetaan dan road map akan diketahui apa permasalahan industri kreatif dan bagaimana solusinya. Sehingga benar-benar menjadi panduan yang efektif dan tepat sasaran untuk menguatkan Malang sebagai Kota Kreatif.

Ada tujuh bahasan ekonomi kreatif yang dilakukan Sutiaji bersama komunitas Malang Creative Fusion dan akademisi. Yakni langkah strategis mewujudkan ekosistem ekonomi kreatif Kota Malang serta realisasi Malang Creative Center. Juga aplikasi digital yang menjadi lokomotif untuk menggerakkan sektor industri kreatif yang lain, mewujudkan sistem Smart City, aktivasi road map ekonomi kreatif, membuat city branding Malang Raya, serta menggelar Festival Mbois.

Vicky Arief, koordinator Malang Creative Fusion (MCF), menambahkan, pada tahun 2017 telah dibuat tiga road map. Dan tahun 2018 ditarget bisa menyelesaikan enam road map. Sampai saat ini sudah tiga yang terlaksana. Menurut pria ramah ini, road map yang telah dibuat diharapkan dapat menjadi panduan bagi para pelaku industri kreatif di Kota Malang untuk bisa menjalankan bisnisnya dengan lebih baik.

Penyunting: Abdul Muntholib
Editor: Amalia