Ini Pelatih Asing yang Dikontrak Persijap Jepara

Persijap memang doyan menggunakan jasa pelatih asing. Pada kompetisi Liga 2 2017 lalu, mereka menunjuk Fernando Sales sebagai pelatih kepada. Karir pelatih asal Brasil itu tak panjang. Pada pertengahan kompetisi, giliran Carlos Raul Sciucatti yang didapuk sebagai nakhoda.

Kali ini giliran Patrick Ghigani yang diumumkan sebagai pelatih anyar. Presiden klub Persijap, Esti Puji Lestari menganggap Ghigani sebagai sosok yang tepat untuk menangani timnya pada tahun 2018 ini. Apalagi Ghigani berpengalaman dalam membina pemain muda.

“Terlebih dia sebelumnya tergabung dengan Nike Academy yang juga fokus dalam pengembangan bakat pemain muda,” beber Esti.

Ghigani tidak asing dengan sepak bola Indonesia. Dia pernah bermain untuk Cenderawasih FC pada ajang Liga Premier Indonesia (LPI). Setelah satu tahun di Papua, pria kelahiran Muenchen, Jerman, bergabung dengan Persiraja Banda Aceh.

Pada 2013, Ghigani kembali ke Jerman dan memulai karir kepelatihannya sebagai playing manager di klub amatir TSV Geiselbullach. Hubungan Ghigani dengan Persijap sudah terjalin sejak musim lalu ketika ia memberikan coaching clinic kepada para pemain junior.

“Selama musim lalu, Patrick yang membuat analisis seluruh pertandingan Persijap dan sangat paham dengan iklim sepak bola Indonesia. Apalagi Patrick juga pernah tiga musim berkompetisi di sepak bola tanah air, jadi bisa ikut berbagi pengalaman,” jelas Esti.

Untuk menyokong kerja Ghigani, manajemen Persijap telah menunjuk Anjar Jambore Widodo sebagai asisten pelatih. Persijap juga mengumumkan penunjukan Ennis Ghigani sebagai pelatih fisik, Firmansyah sebagai pelatih kiper, dan H. Saadi sebagai manajer tim.


(saf/JPC)